detikfinance

19% Uang Negara dalam 3 Bulan Pertama 2014 Habis untuk Gaji PNS

Maikel Jefriando - detikfinance
Rabu, 14/05/2014 19:10 WIB
//images.detik.com/content/2014/05/14/4/191258_pnskoper.jpeg
Jakarta -Selama 3 bulan pertama realisasi anggaran belanja pemerintah mencapai Rp 286,5 triliun atau 15,6% dari total anggaran belanja 2014 sebesar Rp 1.842,5 triliun.

Dari realisasi itu, anggaran terbesar untuk membayar gaji para pegawai negeri sipil (PNS)/TNI/Polri mencapai Rp 55 triliun atau 19% dari realisasi triwulan I-2014. Sedangkan dari sisi realisasi untuk anggaran pegawai 2014 sudah mencapai 20% dari total Rp 263 triliun.

"Totalnya Rp 286,9 triliun tidak jauh berbeda dari tahun lalu dan paling besar masih untuk belanja pegawai," ungkap Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani di kantornya, Jakarta, Rabu (14/5/2014)

Sementara itu belanja barang yang sudah terserap adalah sebesar Rp 14,9 triliun dari pagu anggarannya Rp 214,4 triliun.

Sedangkan untuk belanja modal, realisasinya sebesar Rp 7,8 triliun. Belanja ini masih cenderung lebih kecil karena beberapa faktor. Di antaranya karena proses lelang, penunjukkan penanggung jawab, adiministrasi, dan permasalahan di lapangan.

"Untuk belanja modal polanya yang terserap biasanya adalah yang tidak memerlukan tender," sebutnya.

Pada belanja bantuan sosial (bansos), realisasinya adalah sebesar Rp 13,2 triliun dari total belanja Rp 91,8 triliun. Dominan anggaran ditujukan untuk Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

"Paling besar itu untuk bansos adalah realisasi anggaran BPJS, kemudian ada dari Kementerian pendidikan juga terealisasi," terang Askolani.
(mkl/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut
MustRead close