detikfinance

Harga Minyak Jatuh Lagi ke Titik Terendah

Wahyu Daniel - detikfinance
Rabu, 06/01/2016 21:03 WIB
Harga Minyak Jatuh Lagi ke Titik Terendah Foto: Reuters
London -Harga minyak menyentuh titik terendahnya dalam 11 tahun terakhir pada hari ini. Setelah keributan antara Arab Saudi dan Iran tidak mempengaruhi rencana pemangkasan produksi minyak.

Penurunan harga minyak terjadi karena perlambatan ekonomi China dan India, yang menimbulkan permintaan minyak dunia akan menurun. Sementara pasokan masih melimpah hingga saat ini.

Sebelumnya dalam 3 hari berturut-turut, harga minyak naik, karena ketegangan hubungan yang terjadi antara Arab Saudi dan Iran.

"Ada kenaikan pasokan minyak, dan tensi antara Iran dan Arab Saudi tidak membuat produksi minyak berkurang," kata Michael Hewsin, Kepala Analis dari CMC Market, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (6/1/2016).

Di pasar Eropa, harga kontrak berjangka minyak jenis Brent turun US$ 1,35 per barel, menjadi US$ 35,07 per barel. Ini merupakan harga terendah sejak Juli 2004.

Untuk harga kontrak berjangka minyak produksi Amerika Serikat (AS), yaitu West Texas Intermediate (WTI) turun 88 sen menjadi US$ 35,09 per barel.

Pada Juni 2014, harga minyak dunia berada di atas US$ 115 per barel. Kemudian harga mulai turun setelah melimpahnya pasokan shale oil dari AS.

Belum lagi, Iran juga bakal kembali masuk ke pasar ekspor minyak dunia, setelah sanksinya dari negara Barat dilepas.

Bank sentral China, yaitu People's Bank of China pekan ini kembali melemahkan mata uang yuan. Ini menjadi sinyal masih melemahnya ekonomi negara konsumen energi terbesar dunia tersebut.

(dnl/hns)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
  • Natuna, Daerah Kaya Sumber Daya yang Diincar China Senin, 18/07/2016 12:05 WIB
    Wawancara Tenaga Ahli Kemenko Maritim
    Natuna, Daerah Kaya Sumber Daya yang Diincar China
    Natuna adalah wilayah yang sangat penting. Bukan hanya kaya akan ikan, Natuna juga menyimpan potensi besar di sektor migas dan pariwisata.
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut