detikfinance

Produksi Jagung Melebihi Kebutuhan Tetapi Tetap Butuh Impor, Ini Alasannya

Dina Rayanti - detikfinance
Sabtu, 30/01/2016 17:50 WIB
Produksi Jagung Melebihi Kebutuhan Tetapi Tetap Butuh Impor, Ini Alasannya
Jakarta -Seretnya pasokan dalam negeri dan tertahannya impor memicu kenaikan harga jagung yang merupakan komponen dasar pakan ternak ayam yang pada akhirnya membuat harga ayam di pasaran ikut menjadi tinggi.

Namun menurut Sekretaris Jenderal Dewan Jagung Nasional, Maxdeyul Sola, produksi jagung dari dalam negeri sebenarnya sudah melebihi kebutuhan peternak ayam untuk membuat pakan untuk hewan ternak mereka. "Dari segi data BPS melebihi kebutuhan pabrik pakan," kata dia kepada detikFinance, Sabtu (31/1/2016).

Namun bila diperhatikan lebih lanjut, ada masalah yang mengakibatkan tingginya produksi tersebut belum bisa mengimbangi kebutuhan para peternak. Masalah tersebut adalah panen yang tidak merata dan buruknya penanganan pasca panen.

Pada bulan-bulan tertentu, pasokan jagung sangat berlimpah, namun di waktu lainnya ketersediaan jagung sangat terbatas karea hampir tidak ada panen. Sedangakan akibat penanganan pasca panen yang buruk, kualitas jagung menjadi kurang memenuhi standar untuk dijadikan pakan ternak.

Sehingga menurutnya, masih diperlukan pasokan impor. "Produksi tidak merata sepanjang tahun dan ada penanganan pasca panen yang kurang baik sehingga tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk pakan, sehingga masih perlu ada impor untuk mencukupi kebutuhan pabrik pakan," ungkap Max.

Sebagai informasi Bulog berencana akan membeli pasokan jagung impor yang ditahan oleh Kementerian Pertanian yang kemudian akan dijual kembali dengan harga di kisaran Rp 3.500-3.750/kg ke peternak ayam pada hari Senin (1/2/2016) dan sudah mendapatkan rekomendasi dari Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.

(dna/dna)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Laut Natuna Akan Dipenuhi dengan Nelayan RI Jumat, 26/08/2016 07:22 WIB
    Wawancara Sekjen KKP
    Laut Natuna Akan Dipenuhi dengan Nelayan RI
    Perairan Natuna menyimpan potensi perikanan yang sangat besar. Kekayaan itu membuat nelayan dari berbagai sering mencuri ikan di wilayah ini. P
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • Doa Sri Mulyani di Hari Ulang Tahun Jumat, 26/08/2016 18:56 WIB
    Doa Sri Mulyani di Hari Ulang Tahun
    Sri Mulyani genap berusia 54 tahun. Usianya tergolong muda untuk ukuran orang yang berkali-kali menduduki jabatan penting skala nasional dan internasional.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut