detikfinance

Temui Jonan, Gubernur Maluku Curhat Soal Runway Bandara

Dana Aditiasari - detikfinance
Jumat, 12/02/2016 20:10 WIB
Temui Jonan, Gubernur Maluku Curhat Soal Runway Bandara Foto: Kurnia Yustiana
Jakarta -Pertemuan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dengan Gubernur se-Jawa dilanjutkan dengan pertemuan dengan Gubernur di wilayah timur Indonesia. Gubernur Maluku Said Assagaff, salah satu yang ikut dalam pertemuan itu, menyampaikan apresiasinya.

"Yang pertama kami para gubernur dari kawasan timur kami memberikan apresiasi kepada kementerian perhubungan tiap tahun diundang sehingga kami bisa lebih awal mengetahui rencana-rencana program kementerian perhubungan di kami punya daerah," ujar dia usai pertemuan tersebut, Jumat (12/2/2016).

Dalam pertemuan itu ia mendapat kesempatan berdiskusi soal program-program pembangunan infrastruktur perhubungan. Salah satunya adalah pengembangan bandara-bandara di kawasan yang dipimpinnya.

Pengembangan yang dimaksud berupa perpanjangan runway atau landasan pacu dari yang semula 500-700 meter menjadi 1.500 meter.

Hal ini punya arti penting bagi masyarakat di wilayah-wilayah timur Indonesia. Karena dengan perpanjangan ini maka bandara-bandara di timur Indonesia bisa didarati pesawat yang lebih besar dan daya tampung penumpang yang lebih banyak.

"Sehingga ke depan tidak lagi hanya bisa mengandalkan pesawat perintis yang kecil. Kasihan selama ini pakai pesawat kecil sudah lama lagi kita tunggu yang bisa dibawa hanya 10 orang karena pesawatnya kecil. Kan kita susah. Hanya 500-700 meter. Sekarang akan dibuat jadi 1500 meter. Pesawat ATR minmal bisa mendarat. Dia bisa angkut 40-50 orang. Berkali-kali lipat lebih banyak," kata dia.

Bukan hanya itu, ia pun berterimakasih dengan adanya bantuan kapal Rede yang berfungsi menjemput dan mengantar penumpang dari kapal besar yang tak bisa sandar di dermaga.

"Tahun ini setelah tidak terduga kami diberikan 10 kapal Rede (kapal angkut penumpang). Karena apa, wilayah kami wilayah laut. Pelabuhan banyak tapi tidak ada dermaganya. Nah kapal ini cocok untuk kami. Ini hal yang luar biasa. Kami yakin dengan 10 kapal ini sudah ada, transportasi laut di Maluku bisa saya katakan 90% sudah aman," pungkas dia.

Ditemui terpisah, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, pertemuan ini untuk menampung aspirasi Pemerintah Daerah dalam melakukan pembangunan infrastruktur perhubungan di daerahnya masing-masing.

"Belum tentu kita di pemerintah pusat punya pandangan yang 100% sesuai dengan harapan daerah. Daerah butuhnya apa? Makanya kita undang kepala daerah supaya program kita bisa lebih tepat sasaran," pungkas dia.
(dna/hns)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
  • Laut Natuna Akan Dipenuhi dengan Nelayan RI Jumat, 26/08/2016 07:22 WIB
    Wawancara Sekjen KKP
    Laut Natuna Akan Dipenuhi dengan Nelayan RI
    Perairan Natuna menyimpan potensi perikanan yang sangat besar. Kekayaan itu membuat nelayan dari berbagai sering mencuri ikan di wilayah ini. P
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • Doa Sri Mulyani di Hari Ulang Tahun Jumat, 26/08/2016 18:56 WIB
    Doa Sri Mulyani di Hari Ulang Tahun
    Sri Mulyani genap berusia 54 tahun. Usianya tergolong muda untuk ukuran orang yang berkali-kali menduduki jabatan penting skala nasional dan internasional.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut