QRIS RI-Korea Selatan Diluncurkan, Transaksi Antarnegara Kian Mudah

QRIS RI-Korea Selatan Diluncurkan, Transaksi Antarnegara Kian Mudah

Advertorial - detikFinance
Senin, 06 Apr 2026 11:07 WIB
QRIS RI-Korea Selatan Diluncurkan, Transaksi Antarnegara Kian Mudah
Jakarta - Bank Indonesia bekerja sama dengan Bank of Korea dalam peluncuran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antarnegara Indonesia-Korea Selatan. Kerja sama ini merupakan upaya konkret Bank Indonesia dalam mendukung implementasi digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia dalam skala domestik maupun internasional.

Diketahui, Korea Selatan menjadi negara kelima yang bekerja sama dengan Indonesia melalui implementasi QRIS antarnegara. Sebelumnya, Bank Indonesia telah melakukan kerja sama serupa dengan beberapa negara, seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang.

Menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, QRIS antarnegara ini telah menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Volume transaksi inbound ke Indonesia telah mencapai 5,9 juta transaksi dan outbond orang Indonesia yang keluar mencapai 1,7 juta transaksi.

"Capaian ini mencerminkan bahwa QRIS antarnegara merupakan solusi relevan yang dibutuhkan masyarakat. Dengan hadirnya Korea Selatan sebagai mitra baru, kita semakin memperkuat jaringan konektivitas pembayaran yang mendukung konektivitas ekonomi dan keuangan digital," ujar Filianingsih, dalam acara Launching QRIS Antarnegara Indonesia-Korea Selatan, Rabu (1/4/2026).

Selain menjadi solusi transaksi yang dibutuhkan masyarakat, QRIS antarnegara Indonesia-Korea Selatan juga membuka peluang usaha yang lebih luas. Baik di sektor pariwisata, perdagangan, serta UMKM.

"Jadi ini membuka peluang untuk sektor pariwisata, sektor perdagangan, serta UMKM. Kemudian, memberikan kesempatan untuk terhubung dengan pasar yang lebih luas, pasar regional, dan pasar global. Dengan demikian, Indonesia terus memperkuat perannya untuk membangun konektivitas pembayaran lintas negara yang efisien, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan nasional," tambah Filianingsih.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai kerja sama Indonesia dan Korea Selatan mencerminkan visi bersama dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang terintegrasi, efisien, dan inklusif, sekaligus memungkinkan transaksi lintas negara melalui QR domestik yang lebih cepat, mudah, murah, dan andal.

Ia berharap kolaborasi ini dapat memperkuat UMKM dan sektor pariwisata, membuka peluang bisnis baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang semakin terhubung melalui perluasan partisipasi, peningkatan interoperabilitas, dan pengalaman pengguna.

"Yang lebih penting, hal ini mendukung penguatan UMKM, mendorong sektor pariwisata, serta membuka peluang baru bagi dunia usaha yang pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan inklusif dan ekonomi digital yang semakin terhubung. Bersama, kita tidak hanya menghubungkan sistem pembayaran, tetapi juga menghubungkan masyarakat, bisnis, dan peluang lintas negara," ujar Perry.

Sementara itu, Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Park Soo-Deok yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa QRIS antarnegara bukan sekadar pencapaian teknologi semata, melainkan buah nyata dari kerja sama yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Masyarakat kedua negara kini dapat menikmati layanan pembayaran yang lebih mudah, nyaman, dan aman. Diharapkan hal ini sekaligus dapat mendorong perluasan pertukaran antara kedua negara baik di bidang pariwisata, e-commerce, UMKM, maupun berbagai sektor lainnya," ucapnya.

Park Soo-Deok menambahkan bahwa Kedutaan Besar Republik Korea akan senantiasa memberikan dukungan dan perhatian penuh terhadap kerja sama dan inovasi keuangan digital antara kedua negara serta terus berperan sebagai jembatan bagi kerja sama antara sektor swasta dan pemerintah.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank of Korea, Sangdai Ryoo mengatakan bahwa penerapan konektivitas pembayaran lintas batas berbasis QR antara Korea dan Indonesia menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerja sama keuangan dan hubungan ekonomi kedua negara.

"Inisiatif ini memudahkan masyarakat dalam bertransaksi lintas negara secara lebih cepat dan efisien, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, termasuk perdagangan barang dan jasa," ucapnya.

Setelah rangkaian sambutan, peluncuran dilanjutkan dengan penayangan video kampanye dan simulasi transaksi QRIS antarnegara Indonesia-Korea Selatan. Selanjutnya, Filianingsih dan Park Soo-Deok turut mencoba langsung penggunaan QRIS antarnegara sebagai bentuk demonstrasi kemudahan transaksi lintas negara. (adv/adv)

Berita Terkait