Follow detikFinance
Rabu 18 Jun 2014, 19:59 WIB

BUMN Malaysia Incar Proyek Tol Trans Sumatera 2.600 Km

- detikFinance
BUMN Malaysia Incar Proyek Tol Trans Sumatera 2.600 Km
Jakarta - Holding BUMN milik Malaysia, Khazanah Nasional Berhad menyatakan minat untuk terlibat dalam mega proyek pembangunan jalan Tol Trans Sumatera sepanjang 2.600 Km.

Minat tersebut disampaikan delegasi Khazanah Nasional Berhad kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian Chairul Tanjung di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (18/6/2014).

"Mereka sangat berminat untuk ikut terlibat pembangunan jalan tol Trans Sumatera," ujar menteri yang disapa CT ini.

Menurut CT pihak Khazanah juga menyatakan minat untuk menghubungkan Indonesia dengan Malaysia melalui pembangunan jalan tol atas laut di Selat Malaka.

CT mengatakan peluang tersebut sangat dimungkinkan, namun dirinya mensyaratkan perusahaan ini harus berinvestasi pada proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) untuk menyambungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

"Mereka juga meminta menyambung Sumatera dan Malaysia. Kita bilang kita bisa menyambungkan kalau Sumatera dan Jawa sudah tersambung. Jadi ini salah satu yang kita bicarakan. Kalau mereka berminat kita buka juga yang Jawa dan Sumatera ini. Karena itu akan terkait, bahkan kita buka peluang," katanya.

Proyek tol Trans Sumatera hingga kini belum ada kejelasan. Secara ekonomi, pembangunan tol Trans Sumatera layak dibangun, meski akan menghabiskan anggaran yang sangat besar.‬ Kehadiran Khazanah Nasional Berhad diharapkan bisa membawa angin segar bagi proyek tersebut.

Di sisi lain, pemerintah telah mengalokasikan anggaran dala RAPBN-P 2014 untuk menyertakan modal sebesar Rp 2 triliun dalam rangka percepatan pembangunan jalan tol Trans Sumatera.

Program pembangunan jalan tol ini direncanakan berlangsung sampai dengan 2025. Tol Trans Sumatera terdiri dari 23 ruas melewati 9 provinsi sepanjang 2.628 km dengan rincian koridor utama 1.833 km dan koridor pendukung 770 km serta ruas Batu Ampar-Muka Kuning-Bandara Hang Nadim 25 km.

BUMN Hutama Karya awalnya disebut-sebut akan mendapat penugasan oleh kementerian BUMN untuk menggarap proyek ini. Namun soal penugasan ini masih dirumuskan dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang penugasan kepada BUMN. Adanya Perpres ini tak menjamin langsung Hutama Karya menjadi BUMN yang ditunjuk pemerintah mengerjakan Trans Sumatera.



(hen/hen)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed