Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 09 Sep 2014 07:59 WIB

Bos KAI: Gaji Masinis Sekarang Bisa Rp 13 Juta, Penjaga Pintu Rp 6,5 Juta

- detikFinance
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus meningkatkan kesejahteraan pegawainya, yang diperlihatkan dari kenaikan gaji dan tunjangan pegawainya. Dalam 5 tahun terakhir, gaji sejumlah pegawai naik hingga 300%.

Direktur Utama KAI Ignasius Jonan mengatakan, saat dirinya masuk KAI pada 2009 lalu, gaji masinis kereta Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per bulan. Saat ini naik, dan paling besar adalah Rp 13 juta per bulan.

"Sekarang masinis Rp 6 juta hingga Rp 12 juta per bulan untuk take home pay. Masinis itu pendidikan SLTA atau STM, dan akan ada pendidikan yang ditempuh. Bahkan gaji masinis ada yang sampai Rp 13 juta," kata Jonan saat bertemu detikFinance di Stasiun Gambir, Senin (8/9/2014).

Tak hanya masinis, gaji penjaga pintu kereta juga naik. Jonan mengakui masih ada penjaga pintu yang belum menjadi pegawai tetap KAI, namun dia bertekad menjadikan semua penjaga pintu kereta sebagai pegawai tetap KAI.

"Penjaga pintu yang pegawai tetap dulu gajinya Rp 1,2 juta hingga Rp 1,3 juta. Sekarang di Jabodetabek bisa Rp 4,5 juta hingga Rp 6,5 juta. Jam kerja mereka 8 jam, ada shift-nya," jelas Jonan.

Dia mengatakan, dalam 5 tahun, jumlah pegawai KAI naik sekitar 10%, dari kisaran 250 ribu orang menjadi 279 ribu orang. "Namun dalam jangka waktu yang sama pendapatan KAI naik 2 kali lipat," imbuh Jonan.

Jonan memberikan data, pada 2009 lalu, pendapatan KAI adalah Rp 4,8 triliun, laba Rp 156 miliar, dan biaya tenaga kerja Rp 1,3 triliun. Sementara pada 2013 lalu, pendapatan KAI mencapai Rp 8,7 triliun, dengan laba Rp 565 miliar dan biaya tenaga kerja Rp 2,7 triliun.

(dnl/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed