Follow detikFinance
Rabu, 04 Nov 2015 12:40 WIB

Tekad Jokowi: Jalan Tol RI Bertambah 1.060 Km Dalam 5 Tahun

Maikel Jefriando - detikFinance
Ilustrasi Proyek Tol Becakayu (Rachman-detikFinance) Ilustrasi Proyek Tol Becakayu (Rachman-detikFinance)
Jakarta - Infrastruktur adalah sektor yang menjadi perhatian utama pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Dalam 5 tahun ke depan, pemerintahan ini menargetkan adanya tambahan jalan tol 1.060 kilometer (km).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, infrastruktur jalan dan bendungan memang menjadi prioritas pemerintah. Untuk jalan nasional, pemerintah menargetkan tambahan 2.600 km dalam 5 tahun.

"Lima tahun ke depan, 2.600 km jalan nasional akan kita bangun, minimal 1.000 km jalan tol Trans Jawa akan diselesaikan. Alhamdulillah pencatatan kami pada akhr tahun 2018-2019. Kita ada tambahan 1.060 km jalan tol," kata Basuki di acara Indonesia Infrastructure Week, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Dia mengatakan, pertumbuhan jalan tol yang ditargetkan ini luar biasa besar. Karena dalam 40 terakhir, dari 1974-2014, Indonesia hanya memiliki 440 km jalan tol. "Tapi 5 tahun ke depan mudah-mudahan kita punya tambahan 1.060 km jalan tol," imbuh Basuki.

Selain itu, pemerintah juga akan membangun 49 bendungan baru, dan menyelesaikan 16 bendungan yang belum selesai proyeknya.

"Jadi kita kan punya 65 bendungan baru, tambahan dari 231 bendungan yang sudah ada," jelas Basuki.

(dnl/hen)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed