Follow detikFinance
Selasa 07 Mar 2017, 14:54 WIB

Ini Rincian Barang yang Kena Pajak Barang Mewah

Maikel Jefriando - detikFinance
Ini Rincian Barang yang Kena Pajak Barang Mewah Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merilis daftar barang yang dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM).

Ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35/PMK.010/2017, tentang jenis barang kena pajak yang tergolong mewah selain kendaraan bermotor yang dikenai pajak penjualan atas barang mewah.

Aturan ditandatangani oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, pada 1 Maret 2017. Aturan pun langsung berlaku.

Saat dirilis sehari sebelumnya, ada kekeliruan yang muncul dalam PMK tersebut. Pihak Kemenkeu tidak melampirkan satu halaman berisikan daftar barang yang dikenakan PPnBM sebesar 75% yang kemudian dituliskan Kapal Pesiar Hingga Yacht Tak Lagi Kena Pajak Barang Mewah.

Di dalamnya seharusnya tertulis kapal pesiar, kapal ekskursi, dan kendaraan air semacam itu terutama dirancang untuk pengangkutan orang, kapal feri pribadi dan yacht pribadi. Di mana ada pengenaan PPnBM 75%.

"PMK Nomor 35 Tahun 2017 sudah di-upload. Lampiran IV sudah ada," kata Hestu Yoga Saksama, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak kepada detikFinance, Selasa (7/3/2017).

"Tidak ada perubahan kebijakan jenis barang maupun tarif pengenaan PPnBM, melainkan hanya untuk menyesuaikan dengan Pos Tarif (HS) yang baru sesuai PMK Nomor 6/PMK.10/2017," jelasnya.

Berikut rinciannya:

Rumah dan town house dari jenis nonstrata title dengan harga jual sebesar Rp 20 miliar ke atas yang dikenakan tarif 20%.

Tarif yang sama juga dikenakan terhadap apartemen, kondominium, town house dari jenis strata title dan sejenisnya, dengan harga jual Rp 10 miliar ke atas.

Sementara itu untuk kelompok balon udara dan pesawat udara serta kelompok peluru senjata api di luar kebutuhan negara dikenakan tarif yang sama seperti sebelumnya 40%.

Tarif 50% ditujukan tetap sama untuk kelompok pesawat udara dan helikopter serta kelompok senjata api seperti senjata artileri, revolver, dan pistol.

Tarif 75% kapal pesiar, kapal ekskursi, dan kendaraan air semacam itu terutama dirancang untuk pengangkutan orang, kapal feri pribadi. Kemudian yacht pribadi. (mkj/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed