Follow detikFinance
Kamis 20 Apr 2017, 12:01 WIB

Ibu Kota RI Mau Dipindah ke Luar Jawa, Ini Alasannya

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Ibu Kota RI Mau Dipindah ke Luar Jawa, Ini Alasannya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana memindahkan ibu kota ke luar Jawa. Rencana ini sedang dikaji Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Lantas, kenapa ibu kota harus pindah ke luar Jawa? Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago, mengatakan pemindahan ibu kota ke luar Jawa sangat mendesak untuk kurun waktu 10 tahun ke depan.

"Ini bukan masalah Jakarta makin macet atau Jabodetabek makin macet. Semua jalan antar kota di Pulau Jawa ini sudah macet. Daya dukung pulau Jawa itu makin enggak seimbang dengan bebannya," ujar Andrinof kepada detikFinance, Kamis (20/4/2017).

Baca juga: Jokowi Ingin Ibu Kota di Luar Jawa, Palangka Raya Berbenah

"Jadi, walaupun melakukan rekayasa teknik lapangan segala macam, bebannya tetap makin enggak seimbang. Enggak terkejar oleh injeksi teknologi teknik lingkungan, dan sebagainya," tambah Andrinof.

Alasan lain ibu kota harus pindah ke luar Jawa adalah untuk pemerataan pembangunan, menggerakkan kawasan timur, dan pemerataan penyebaran penduduk.

"Ini sangat sesuai dengan Nawa Cita," tutur Andrinof.

Baca juga: Jangan Seperti Jakarta, Ibu Kota Baru Harus Bebas Banjir

Sebagai informasi, salah satu lokasi ibu kota yang sedang dikaji Bappenas berada dekat Palangka Raya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, dan diapit Kabupaten Katingan dan Kabupaten Gunung Mas. Pemprov Kalteng telah menyiapkan lahan 500 ribu hektar untuk lokasi ibu kota baru tersebut. (hns/wdl)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed