Follow detikFinance
Sabtu 20 May 2017, 10:52 WIB

Bandara RI Harus Mulai Terapkan Layanan Digital

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Bandara RI Harus Mulai Terapkan Layanan Digital Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Bandara di Indonesia perlu menerapkan pelayanan digital untuk meningkatkan kualitas. Layanan digital dipercaya bisa mempercepat dan mempermudah layanan.

Seperti layanan self check in, layanan pemesanan makanan, bagasi, informasi keberangkatan dan kedatangan hingga layanan pemesanan taksi.

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumardi mengatakan airport merupakan wajah dari negara, karena itu dibutuhkan transformasi digital dalam pelayanan. Dia menjelaskan jika bandara tidak bertransformasi maka akan tertinggal dengan bandara lain di luar negeri.

"Ini sebagai langkah strategic di bandara, untuk perbaikan pelayanan sistem dan inovasi baru dalam penggunaan teknologi digital," kata Budi dalam seminar Kebangkitan Bandara Digital Indonesia di Kantor Pusat Angkasa Pura II Cengkareng, Sabtu (20/5/2017)

Budi mengatakan, persiapan digitalisasi ini diharapkan bisa dimulai dari Bandara-bandara besar seperti Kuala Namu, Bandara Ujung Pandang hingga Bali.

"Kita harus siap digitalisasi, bagaimana mau melayani 100 juta orang tahun depan kalau teknologinya tidak canggih?," kata dia.

Nantinya di sistem digital bandara juga harus dibarengi dengan pembangunan big data, Artrificial Intelegent dan machine learning.

"Memang harus diperbarui, karena teknologi tidak bisa dilawan," kata dia.

Aplikasi Indonesia Airports

Untuk meningkatkan pelayanan penumpang di Bandara Soekarno Hatta. PT Angkasa Pura II (Persero) meluncurkan aplikasi 'Indonesia Airports'. Aplikasi ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait pelayanan di bandara.

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan aplikasi ini akan mempermudah penumpang dalam mendapatkan informasi penerbangan, panduan yang berisi informasi hotel dan nomor-nomor penting, belanja dan restoran, pusat kesehatan hingga eCommerce untuk informasi kurs nilai tukar, informasi kargo, asuransi penerbangan.

Aplikasi bisa didownload di Android Google Play dan Apps Store di IOS. Awaluddin juga mengungkapkan dengan aplikasi ini bisa untuk melihat informasi kedatangan taksi hingga pemesanan.

Tahun ini Bandara Soekarno Hatta masuk ke 50 besar bandara terbaik di dunia versi Skytrax Research.

Budi Karya mengungkapkan, dengan peningkatan layanan digital, bandara Soetta ditargetkan bisa naik kelas ke posisi ke 33 pada 2018.

"Tahun depannya lagi kami usahakan bisa ranking 15, ini harus ada kolaborasi dan pelayanan digital yang baik, karena itu jadi paket layanan di bandara," kata Budi Karya.

Dengan pelayanan digital yang baik diharapkan bisa meningkatkan kepuasan penumpan. Menurut dia, pelayanan ini bisa mensejajarkan dengan bandara di Jepang, China dan Amerika Serikat (AS)

Budi mengatakan peringkat 44 merupakan lompatan besar untuk Bandara Soetta karena sebelumnya berada di ranking 63.

"Kami harap angka ini bisa jadi kontribusi yang baik, Presiden kan menargetkan bandara ini jadi wajah baru Indonesia, dengan digital harusnya bisa lebih mudah," imbuh dia.

Kemudian, Budi menjelaskan, Kemenhub akan menyeimbangkan pembangunan sistem digital dengan fisik bandara. Dia menyebutkan, terminal 3 saat ini berkapasitas 25 juta penumpang dan ditambahkan dengan terminal 1 dan 2 bisa menampung 60 juta penumpang. (ang/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed