Follow detikFinance
Kamis 07 Dec 2017, 15:31 WIB

Jelang Tutup Tahun, Begini Kondisi Stok Beras Hingga Bawang Merah

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Jelang Tutup Tahun, Begini Kondisi Stok Beras Hingga Bawang Merah Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pemerintah memastikan stok pangan jelang akhir tahun aman. Bahkan, beras mengalami kelebihan.

"Stok pangan pokok kita ketersediannya sampai akhir tahun, Natal dan tahun baru aman. Beras stok melebihi kebutuhan dan juga komunitas lain," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, di Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Walaupun begitu, menurut Agung ada beberapa stok pangan yang harus dipenuhi dengan pelaksanaan impor. Misalnya daging beku, bawang putih dan kedelai.

Mengamini ucapan Agung, Direktur Komersial Bulog, Febriyanto mengatakan bahwa kondisi pasokan pangan terjaga jelang Natal dan tahun baru. Ia pun mengatakan stok beras jumlahnya aman bahkan dinilai menjaga hingga 5 bulan ke depan.

"Tadi dalam rakor disampaikan Insya Allah terjaga, stok beras cukup banyak sampai hari ini kurang lebih 1,1 juta ton. Kemudian bawang merah dan putih tidak terlalu banyak tapi cukup dalam rangka melakukan operasi pasar dan gerakan stabilisasi pangan," sambungnya.

Kemudian, untuk pasokan daging beku impor berjumlah 18 ribu ton. Namun ia berencana untuk melakukan tambahan impor sebesar 31 ribu ton daging kerbau beku dari India.

Oleh karena itu, ia optimis pasokan daging beku tak hanya bisa mencukupi hingga Natal dan tahun baru. Bahkan hingga Idul Fitri tahun depan.

"Kemudian stok daging kerbau sejumlah 18 ribu ton. Januari Insya Allah akan mendapat izin tambahan impor melalui Rakortas 31 ribu ton. Kalau berbicara ketersediaan atau stok daging aman, even Idul Fitri, malah bukan Natal dan tahun baru saja," imbuhnya.

Sedangkan untuk gula, ketersediaan dinilai masih mencukupi, yaitu sebanyak 430 ribu ton. Jumlah tersebut, kata Febri, belum ditambah dengan ketersediaan yang berada di distributor. Jumlahnya pun dinilai akan mencukupi hingga musim giling berikutnya.

"Lalu gula kita ada ketersediaan cukup banyak 430 ribu ton ditambah di distributor kurang lebih sama jumlahnya dan Insya Allah mencukupi sampai musim giling berikutnya," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan data Bulog, begini jumlah komoditas lainnya, yaitu: gula pasir sebanyak 413,9 ribu ton, jagung 29,6 ribu ton, daging sapi 18 ton, daging kerbau 18,6 ribu ton, bawang merah 42,47 ton, bawang putih 300,50 ton dan minyak goreng 1,04 juta liter.

Selain itu, untuk mengendalikan harga, pemerintah menetapkan Harga Acuan Tertinggi (HET) sebagai berikut: gula Rp 12.500/kg, minyak goreng curah Rp 10.500/Liter, minyak goreng kemasan Rp 11.000/Liter, bawang merah Rp 32.000/kg, daging beku Rp 80.000/kg, daging ayam Rp 32.000/Kg, telur ayam Rp 22.000/kg. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed