Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 19 Des 2017 11:46 WIB

Bali Sudah Aman, Hotel Kembali Ramai

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: (Irwan Reza Pahlevi/ dTraveler) Foto: (Irwan Reza Pahlevi/ d'Traveler)
Jakarta - Pengusaha Bali menyebut pariwisata di Bali kini berangsur pulih menyusul terus menurunnya status Gunung Agung. Wisatawan juga terus berdatangan karena status Bali dinyatakan aman.

Penasihat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bali, Panudiana Kuhn mengatakan, salah satu indikator membaiknya pariwisata Bali adalah meningkatnya tingkat hunian.

"Sekarang naik pelan-pelan. Mungkin sebagian ada peningkatan dan sebagian belum. Paling sudah ada 40% peningkatan hunian," kata Panudiana kepada detikFinance, Senin (19/12/2017).

Lebih lanjut, ia juga memperkirakan hal ini akan diperkuat dengan musim libur Natal dan Tahun Baru 2018. Peningkatan hunian menjelang Natal dan tahun baru bisa mencapai angka 80%. Sebab, kunjungan di waktu tersebut memang biasa meningkat dari lokal maupun luar negeri.

"Nanti Natal, Tahun baru biasanya sampai 80% lah walaupun masih ada beberapa yang kosong seperti kapal pesiar. Semoga nanti ke depannya tanggal 26 sampai 5 Januari penuh," jelasnya.

Ia juga menambahkan, beberapa rute penerbangan pun kini sudah dibuka dengan normal.

"Nanti bisa meningkat karena kan penerbangan lokal sudah dibuka kembali, Australia juga sudah. Memang ada dari China belum. Tapi nanti tanggal 22 kabinet juga meeting di Bali biar ramai," ungkapnya.

Dia memastikan, sudah aman dan siap untuk dikunjungi para turis baik dari lokal maupun luar negeri.

Sementara itu, Panudiana sebelumnya terjadi penurunan hunian khususnya pada bulan September dan puncaknya terjadi pada tanggal 27, 28 29 November hingga penutupan bandara. Penurunan hunian ini terjadi hingga 70-80%.

Karena itu, dia mengatakan pendapatan hotel pun menurun dari yang biasanya diraup Rp 1 miliar per bulan menjadi hanya Rp 300 juta. (zlf/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed