Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 15 Mar 2018 22:53 WIB

Punya Utang Rp 4.000 T, Pemerintah: Kita Sangat Bisa Bayar

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Andhika Akbarayansyah Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Realisasi utang pemerintah hingga akhir Februari 2018 telah mencapai Rp 4.034,8 triliun atau setara 29,24% terhadap produk domestik bruto (PDB). Pemerintah bisa bayar nggak sih?

"Bisa bayar nggak? Bisa! Sangat bisa dan aman," kata Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan, Kementerian Keuangan, Scenaider Siahaan, di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Kamis (15/3/2018).


Menurutnya, tak perlu takut dengan besarnya utang pemerintah yang sudah menyentuh angka Rp 4.000 triliun. Karena , bila dihitung besaran cicilannya masih tergolong kecil bila dibandingkan dengan penerimaan negara setiap tahunnya.

"Jangan takut dengan nominal utang," tegas dia.

Karena, menurut data yang dimilikinya, dari total utang yang mencapai Rp 4.034,8 triliun itu, masa jatuh temponya adalah sekitar 9 tahun.

Dengan acuan tersebut, menurut perhitungannya, besaran cicilan utang pemerintah adalah sebesar Rp 405 triliun/tahun.

"Struktur jatuh temponya, ini kita hampir 9 tahun lah. Utang rata-rata sepanjang 9 tahun, setiap tahun yang dibayar dari Rp 4.000 triliun dibagi 9 tahun ya. Sekitar Rp 450 triliun, itu setiap tahun akan dibayar," sebut dia.


Sementara, berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan negara di tahun 2017 mencapai Rp 1.659,9 triliun atau 95,6% dari target APBN-P 2017.

Artinya, besaran cicilan utang pemerintah yang sekitar Rp 450 triliun masih sekitar 27,11% terhadap penerimaan negara yang bersumber dari pajak dan non pajak. (dna/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed