Follow detikFinance
Jumat, 09 Nov 2018 16:41 WIB

Sri Mulyani Sindir Orang RI yang Suka Liburan ke Luar Negeri

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Eduardo Simorangkir Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati secara tidak langsung menyindir para peserta acara Indonesian Women's Forum 2018 yang didominasi perempuan.

Awalnya, Sri Mulyani menceritakan bahwa current account deficit (CAD) atau defisit transaksi berjalan yang menggambarkan aliran uang atau devisa secara riil yang masuk lewat perdagangan barang dan jasa, terjadinya defisit dikarenakan devisa yang keluar lebih banyak dibandingkan yang masuk.

"Kalau CAD menghasilkan devisa dan mengeluarkan devisa harus diseimbangkan," kata Sri Mulyani di Raffles Hotel, Jakarta, Jumat (9/11/2018).


Salah satu yang bisa menekan defisit transaksi berjalan adalah sektor pariwisata, ekspor yang bisa mendatangkan devisa ke Indonesia.

Dia pun meminta kepada masyarakat ikut membantu dengan mengurangi kegiatan yang bisa mengeluarkan devisa dari tanah air, seperti jalan-jalan ke luar negeri, hingga impor barang konsumsi.

"Anda pasti mikir most likely keluarkan devisa, akhir tahun ini sudah punya rencana pergi ke luar negeri, kita impor barang-barang modal konsumsi, ekonomi sehat harus balance antara kedua itu," jelas dia.


Saat ini, pemerintah tengah menerapkan beberapa kebijakan yang bisa menekan defisit transaksi berjalan melalui penerapan biodiesel 20% (B20), hingga pengenaan tarif PPh impor lebih tinggi dari beberapa barang konsumsi yang diimpor.

"Ini formulasi kebijakan yang menghasilkan defvisa itu, makanya pemerintah selalu fokus," jelas dia. (hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed