Follow detikFinance
Selasa, 09 Jun 2009 11:35 WIB

Laporan Keuangan Pemerintah 5 Tahun Berturut-turut Disclaimer

- detikFinance
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kembali memberikan opini disclaimer (tidak menyatakan pendapat) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2008. Ini berarti selama lima tahun berturut-turut dari 2004-2008 BPK telah memberikan opini disclaimer atas LKPP.
 
Demikian dikatakan oleh Ketua BPK Anwar Nasution ketika menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPP Tahun 2008 kepada pimpinan DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2009).
 
"Opini atas LKPP yang terus menerus buruk seperti ini menggambarkan perbaikan sistem keuangan negara belum terjadi secara menyeluruh pada semua Departemen/Lembaga Negara. Salah satu penyebabnya adalah karena belum adanya kesungguhan dan upaya mendasar dari pemerintah," tuturnya.
 
Meskipun begitu BPK melaporkan kemajuan signifikan atas laporan Kementerian/Lembaga (K/L) dari 2006 hingga 2008. K/L yang mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) meningkat dari 7 pada 2006, menjadi 16 di 2007, dan 34 di 2008.
 
"Terdapat perkembangan opini disclaimer menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada K/L besar yaitu Departemen Keuangan, Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Kesehatan, Departemen Pertahanan, Departemen Pertanian, dan Departemen Perdagangan," papar Anwar.
 
Dibandingkan dengan LKPP sebelumnya, LKPP 2008 menunjukkan adanya perbaikan pengelolaan keuangan negara.

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya sudah memperkirakan LKPP akan mendapatkan disclaimer hingga tahun 2009 mengingat inventarisir aset baru selesai 2010. Masalah inventarisasi aset negara selalu menjadi masalah pengganjal bagi LKPP.



(dnl/qom)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed