Follow detikFinance
Kamis, 26 Mei 2011 17:38 WIB

Pemindahan Ibukota RI Butuh Waktu Lama

- detikFinance
Jakarta - Sudah semakin tidak nyamannya Jakarta untuk ditinggali membuat banyak yang mengusulkan pemindahan ibu kota Indonesia ke kota lain. Namun, pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke kota lain yang lebih nyaman akan membutuhkan pertimbangan yang banyak.

"Memindahkan ibu kota itu tidak gampang. Membutuhkan waktu yang sangat lama," kata Koordinator Bidang Perkotaan dan Permukiman Ikatan Ahli Perncana (IAP) Indonesia Hari Ganie dalam jumpa pers di kantor Kementrian Pekerjaan Umum Kamis (26/5/2011).

Menurut Hari, kota yang akan menjadi tujuan ibu kota Indonesia nantinya harus memiliki lahan untuk membangun fasilitas penunjang pemerintahan. Beberapa kota di Indonesia sebenarnya memiliki lahan untuk itu, tapi kebanyakan sudah ditempati masyarakat setempat.

"Tidak mudahnya karena ketersediaan lahan. Lahan ada tapi sudah di-occupied. Kalau bisa ada dan mudah ditata," ujarnya.

Hari menambahkan, ketersediaan fasilitas dan infrastuktur yang akan digunakan oleh ibu kota baru pun harus memadai. Menurut Hari akan sangat bagus apabila kota tujuan sudah memiliki infrastuktur tersebut.

"Karena fasilitas dan infrastruktur mahal sekali kalau dibangun dari nol," imbuhnya.

Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) di kota tujuan, kata Hari, juga sangat berpengaruh untuk menjalankan pemerintahan nantinya. "Kalau SDM rendah akan sulit bangun pemerintahan yang kondusif," tuturnya.

Di tempat yang sama Sekertaris Jenderal (IAP) Bernardus Djonoputro menegaskan, ibu kota Indonesia apabila dipindah pun harus memiliki pusat-pusat untuk perdagangan komersial.

"Pusat pemerintahan bukan berarti tidak ada komersial, bukan berarti tidak ada sekolah, warung, Circle K. Ya harus ada pelayanan masyarakat," jelasnya.

"Mau ibu kota pindah ke mana juga harus ada kolam renang, sekolah, dan bioskop," pintanya.



(ade/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed