Follow detikFinance
Selasa, 04 Sep 2012 10:18 WIB

BPK Wajibkan Cabang di Daerah Tanam 10.000 Pohon

- detikFinance
Mataram - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serius menangani perbaikan lingkungan. Kali ini kota Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjadi sasaran BPK. Tidak tanggung-tanggung sebanyak 10.000 pohon dipersiapkan oleh BPK.

"Ini adalah kewajiban bagi auditor dalam hal ini BPK. Jadi jelas BPK tidak hanya menangani masalah ekonomi dan neraca pembayaran saja tetapi lingkungan. Dengan perbaikan dan menjaga lingkungan keberadaan manusia dan mahluk hidup lain akan tetap terjaga," ungkap Anggota BPK Ali Masykur Musa saat memberikan arahan usai penanaman pohon di Taman wisata Hutan Alam Krandangan, Lombok, Selasa (4/9/2012).

BPK memerintahkan auditoriat dan Kantor perwakilan BPK di masing-masing provinsi untuk terus menggalakkan penanaman pohon. Krisis lingkungan Indonesia membuat BPK mengharuskan penanaman 10.000 pohon di masing-masing daerah.

"Kantor Perwakilan BPK di masing-masing daerah diharuskan menanam 10.000 pohon, pemerintah pusat sendiri mentargetkan tanam 1 miliar pohon," katanya.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah lembaga tinggi negara setara presiden. BPK tidak hanya dilihat pada aspek keuangan APBN, tetapi jauh lebih mengelola keuangan yang bisa menghasilkan potensi negara, 3 jenis pemeriksaan yang dilakukan BPK yaitu keuangan, kinerja, dan audit investigasi.

Audit lingkungan seperti manajemen hutan adalah salah satu penelusuran program yang dilakukan oleh BPK. Bagi BPK isu sentral adalah eksploitasi pada hutan yang tidak jangka panjang. BPK terus melakukan audit terkait keadaan hutan di Indonesia.

" Tahun ini gerakan pada BPK untuk cinta alam. Penyelenggara oleh BPK dananya dari Kementerian Kehutanan," tutupnya.



(wij/dnl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed