Follow detikFinance
Kamis 21 Mar 2013, 13:49 WIB

Bisakah SPT Bocor? Ini Jawaban Dirjen Pajak

- detikFinance
Bisakah SPT Bocor? Ini Jawaban Dirjen Pajak
Jakarta - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Fuad Rahmany menuturkan bocornya Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak (SPT) memang bisa terjadi. Hal ini adalah dilematis penggunaan sistem online.

Pada satu sisi, sistem online memiliki kelebihan dalam hal kecepatan, namun disi lainnya banyak hacker<\/em> yang tersebar dimana-mana.

\\\"Kita kan sistemnya online semua sudah pakai IT. IT ini dilematis diantara kerja lebih cepat juga yang anda tahu banyak hacker di dunia dan Indonesia,\\\" ungkap Fuad di Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Kamis (21\/3\/2013).

Menurutnya, penjagaan supaya tidak terjadinya kebocoran hanya dapat diupayakan di seputar sistem.

\\\"Dan itu kita akan selalu melawan hacker dengn adu pintar saja. Kita punya sistem kita berusaha kita jaga kalau ada yang berusaha masuk ada yang gagal ada yang berhasil. Tapi kalau berhasil masuk pun kita akan tahu,\\\" paparnya.

Seperti diketahui, sempat diungkapkan sebuah media mengenai isi dari SPT pajak milik orang nomor satu di Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal jika benar itu SPT SBY maka dokumen tersebut merupakan dokumen yang harus dijaga kerahasiaannya.

Jika menelusuri isi dari sebuah SPT katakanlah milik seseorang, maka siapapun bisa melihat harta kekayaan si wajib pajak yang bersangkutan. Layaknya Laporan Harta Kekaayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK, pajak sebenarnya lebih \\\'hebat\\\'. Apakah bisa semua orang melihat SPT milik wajib pajak?

SPT perlu dijaga kerahasiaannya. Hal ini terdapat dalam Pasal 34 Undang-Undang Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan No. 28 Tahun 2007.

(dru/dru)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed