Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 15 Nov 2013 17:30 WIB

Upah Minimum di Jateng Naik Rata-rata 16,6% Tahun Depan

- detikFinance
Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menetapkan angka kenaikan upah minimum 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah naik rata-rata 16,6% pada 2014.

"Angka sudah, ini saya mau pulang, mau ngetik SK dulu. Saya ngetik sendiri ini," kata Ganjar usai pertemuan Gubernur dengan Pimpinan dewan untuk pembahasan UMK di ruang rapat pimpinan DPRD Jateng, Jumat (15/11/2013).

Ganjar mengatakan, DPRD Jateng sudah setuju dan menyerahkan keputusan kenaikan angka upah minimum kepada Gubernur.

"Dari dewan sudah memahami semua dan menyerahkan kepada Gubernur. Ini sudah tinggal ketok (memutuskan) saja," katanya.

Dalam penetapan upah minimum tersebut, masih ada 12 kabupaten yang upah minimumnya tidak memenuhi survei kebutuhan hidup layak (KHL). Hal ini karena daerah tersebut pengusaha dan buruhnya sepakat untuk tidak diubah.

"Dari daerah yang kurang sedikit (dari KHL), mereka menyampaikan, 'pak, sudah sepakat, jangan diubah'. Lagipula buat apa kalau sudah sepakat diubah? Nanti malah muncul goncangan," sambung politisi PDIP itu.

Meski sudah memutuskan angka kenaikan upah, tapi saat ini Ganjar belum mengungkapkan angka pasti UMK tahun 2014. Ia hanya menegaskan kenaikan rata-rata sebesar 16,6%.



(alg/rrd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com