RI Berharap Kontrak Gas ke Jepang Diperpanjang
Rabu, 15 Des 2004 17:08 WIB
Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro berharap delegasi Menteri Perekonomian, Perdagangan dan Industri (METI) Jepang mendukung perpanjangan kontrak suplai gas yang akan berakhir pada tahun 2010. "Mereka concern dengan industri gas di Indonesia dimana kita sebagai suplier gas mereka," ujar Purnomo dalam konferensi pers usai menerima METI di Kantor DESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (15/12/2004). Dalam kunjungannya kali ini, delegasi yang berjumlah 36 ini dipimpin oleh Shoichi Nakagawa.Mengenai kemungkinan berkurangnya pasokan gas ke Jepang karena pemerintah harus menambah pasokan gas ke sejumlah pabrik pupuk di NAD, Purnomo mengatakan bahwa hal itu harus mendapat persetujuan dari Jepang terlebih dahulu. "Kalau ada pengurangan kargo karena shortage gas dari Arun, kita harus melakukan persetujuan dulu dari mereka, tidak wanprestasi. Pendapatn migas masih perlu untuk mendukung APBN," tegas PurnomoNamun Purnomo mengaku, untuk pabrik Pupuk Iskandar Muda II yang masih rusak dan baru akan beroperasi pada tahun 2005 akan mengubah suplai gas ke Jepang.
(qom/)











































