Ketua KPPU Blusukan ke Rumah Jagal, Ini Hasilnya

Ketua KPPU Blusukan ke Rumah Jagal, Ini Hasilnya

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 11 Agu 2015 23:30 WIB
Ketua KPPU Blusukan ke Rumah Jagal, Ini Hasilnya
Jakarta - Ketua KPPU Muhammad Syarkawi Rauf bersama Wakil Ketua KPPU Kurnia Syarani blusukan ke Rumah Potong Hewan (RPH) di Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, di malam hari. Mereka ingin memastikan bahwa pasokan daging yang langka di Jabodetabek juga terjadi di tingkat RPH.

Kunjungan lapangan ini menjadi bagian bukti dari proses penyelidikan KPPU terhadap kenaikan harga daging sapi. Harga daging sapi di Jabodetabek mencapai Rp 120-130.000/kg.

"KPPU kita mau lengkapi data dulu sesuai kewenangan kita. Mau advokasi bahwa agar ada kebijakan pemerintah ikut dorong mengatasi kelangkaaan daging," kata Rauf usai acara, Selasa (11/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, dari kunjungan malam ini, pihaknya akan melakukan advokasi dari berbagai temuan-temuan di lapangan termasuk di RPH Semanan. Selanjutnya akan menjadi pertimbangan buat pemerintah terkait sistem distribusi impor sapi dengan skema kuota atau lainnya termasuk mempertimbangkan kebutuhan sapi.

"Masih kita pertimbangkan. Agar tidak terjadi lagi seperti ini. Yang kita temukan kan memang ada masalah pasokan di RPH," katanya.

Setelah ini, KPPU juga akan melakukan investigasi terkait dugaan kartel perdagangan sapi di dalam negeri. Masih kita investigasi denga mengumpulkan bukti.

"Kita akan panggil semua pihak yang terlibat dari feedloter sampai RPH. Kalau ada kartel jelas kita lakukan enforcement penegakan hukum Trhadap siapa saja. Kita akan lihat proses investigasinya nanti. ada pengakuan bahwa ada yang sengaja tahan pasokan. Kita lagi cari alat buktinya," katanya.

Ia juga mengatakan adanya pembatasan impor sapi yang tidak diimbangi dengan sapi lokal maka akan menyebabkan ketidakseimbangan pasokan daging. Dampaknya harga jadi sangat tinggi, apalagi dengan adanya dugaan tindakan kartel, maka harga daging sapi makin tak terkontrol.

"Kesimpulannya kita akan kasih rekomendasi pada pemerintah dalam hal kebijakan impor dan kartelnya," katanya.

Sementara itu, Pemilik RPH Semanan, Almunir Mukhtar menanggapi rencana Perum Bulog akan menjadi importir sapi potong dan bakalan. Ia berharap Bulog terbuka agar RPH mendapat pasokan sapi potong.

"KPPU tolong dong kalau memang datang sapinya tolong kita juga dikasi dong kita RPH. Bulog juga harus aktif dong tawarin ke RPH," pesan Almunir.

(hen/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads