Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 28 Okt 2015 15:15 WIB

Menteri Ini Jajal Game Virtual Reality Karya Anak Bangsa

Lani Pujiastuti - detikFinance
Foto: Lani/detikFinance Foto: Lani/detikFinance
Jakarta -

Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Ngurah Puspayoga, membuka Pameran Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2015 di Lapangan Parkir Selatan, Senayan, Jakarta, Rabu (28/10/2015).

Turut hadir Kepala Deputi V Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Haswan Yunas dan Dirjen Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian Euis Saedah.

"Akses jual beli kreatif makin terbuka luas. Banyak produk baru lahir dari karya anak-anak muda. Produk yang dihasilkan bahkan sebelumnya bahkan tidak terpikirkan bahkan sudah dikenal hingga pasar dunia," kata Menkop UKM, AAN Puspayoga menyampaikan sambutan Menko PMK Puan Maharani dalam Pembukaan PPKI 2015.

Usai membuka pameran, Puspayoga berkeliling stan. Pertama yang mencuri perhatiannya yaitu kacamata canggih virtual reality. Di dalam kacamata itu, Kemenkop menjajal game 'Boma Naraka Sura' yang diangkat dari cerita mitologi RI asli aplikasi buatan anak muda RI.

Selain itu, Menkop UKM melihat-lihat koleksi batu akik di stan Provinsi DKI, koleksi batik pewarna alami indigo di stan Dekranasda, hingga sepatu berbahan kulit ikan kakap.

PPKI digelar selama 4 hari pada 28 Oktober-1 November 2015. PPKI tahun ini bertema Budaya Kreatif untuk Dunia sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda.

"Sebanyak 185 booth dan 85 pelaku seni budaya mengikuti pameran ini. Selain itu, ada 5 konvensi lokakarya untuk menggali peluang ekspor, desain produk dan strategi pemasaran," kata Haswan Yunas yang bertindak sebagai ketua penyelenggara PPKI 2015.

Gelar seni budaya menampilkan 115 penampil dari berbagai provinsi dari musik keroncong, wayang orang, sampai festival musik jalanan. Jumlah pengunjung PPKI diharapkan mencapai 80.000-100.000 pengunjung.

Lukis Penari Betawi di Baju Hand Painting

Puspayoga sempat mengunjungi stan baju lukis tersebut dan menjajal melukis penari Betawi di atas selembar pakaian berkain putih.

"Ini hand painting murni lukisan tangan. Satu baju diselesaikan dalam 3 hari," jelas pemilik Alda Desain. Puspayoga kemudian menanyakan apakah produk tersebut sudah diekspor

"Sudah ekspor?" tanyanya.

"Akan segera ekspor pak," jawab pemilik Alda Desain.

Produk kreatif, menurut Puspayoga, punya potensi besar dari para pelaku UKM RI. Puspayoga juga menyampaikan salah satu tujuan kunjungan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat juga untuk menemui pelaku industri kreatif di bidang teknologi informasi dan komunikasi digital.

"Kunjungan Presiden ke AS, salah satunya akan menunjungi pelaku industri digital. Akan kerjasama dengan mereka. Industri digital merupakan salah satu penerapan teknologi dalam ekonomi. Kunjungan Presiden nanti hasilnya bagaimana masyarakat bertransaksi melalui Internet," ujar Puspayoga.

Denga teknologi, kata Puspayoga, harus bisa merubah kerumitan menjadi kesederhanaan. "Pesan Presiden, ibah yang rumit menjadi sederhana. Kalau ini bisa berkembang, saya yakin pertumbuhan kegiatan ekonomi meningkat. Pelaku ekonomi kreatif jelas merupakan pelaku industri kecil," lanjutnya.

PPKI sebagai ajang tahunan, menurutnya selalu menampilkan inovasi baru di tiap gelarannya. Ia ingin agar produk-produk ini punya daya saing hingga mampu menembus pasar ekspor.

"Bagaimana produk berkualitas dan punya daya saing ke pasar ekspor. Ekonomi kreatif sangat menjanjikan. Kalau bersatu padu, bisa tingkatkan ekonomi kita," pungkasnya.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com