Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 23 Nov 2015 19:02 WIB

Naik KRL, Bogor-Ancol Cuma Bayar Rp 7.000

Michael Agustinus - detikFinance
foto: persiapan reaktivasi jalur KRL rute Stasiun Kota-Stasiun Tanjung Priok (Michael Agustinus-detikFinance) foto: persiapan reaktivasi jalur KRL rute Stasiun Kota-Stasiun Tanjung Priok (Michael Agustinus-detikFinance)
Jakarta - Mulai awal Desember 2015 ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menghidupkan dan mengoperasikan kembali perjalanan Kereta Api Listrik (KRL) jalur Stasiun Kota-Stasiun Tanjung Priok yang berhenti sejak 1989. Bertindak sebagai operator kereta ialah PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ).

Dengan adanya KRL ini, warga yang tinggal di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) bisa menjangkau wilayah Ancol dan Tanjung Priok dengan biaya hanya Rp 7.000 sekali jalan. KRL rute Kota-Tanjung Priok akan berhenti di Stasiun Tanjung Priok, Stasiun Ancol, Stasiun Kampung Bandan, dan Stasiun Kota.

Harga tiket KRL Kota-Tanjung Priok sama saja dengan KRL lainnya, yakni dihitung Rp 2.000 per 25 km. Dengan harga tiket dari Bogor ke Kota sebesar Rp 5.000, dan tiket dari Kota ke Ancol atau Priok sebesar Rp 2.000, maka total harga tiket dari Bogor sampai Priok hanya Rp 7.000. Demikian juga dari Depok, Tangerang, dan Bekasi.

"Ini sama dengan tiket KRL biasa, tinggal hitung jarak sekian kilometer saja," kata Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Hermanto Dwiatmoko, usai uji coba KRL Kota-Tanjung Priok di Stasiun ‎Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/11/2015).

KRL ini, lanjut Hermanto, akan bermanfaat bagi masyarakat Jabodetabek, terutama warga yang bekerja di sekitar area Pelabuhan Tanjung Priok.

"Nanti dari Bogor, Tangerang, masyarakat bisa ke sini melalui (Stasiun) Kota. Pegawai-pegawai pelabuhan bisa menggunakan kereta ini," ujar Hermanto.

Bila permintaan masyarakat tinggi, rute KRL dari atau ke Stasiun Tanjung Priok akan diperluas sampai ke Cikarang dan Karawang yang merupakan kantong-kantong pekerja pelabuhan.

"Kalau ada demand dari Cikarang, Karawang, nanti bisa masuk sini," ucapnya.

(feb/feb)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com