Follow detikFinance
Jumat, 18 Mar 2016 12:42 WIB

Program Ini Dorong Pelaku UKM Goes Digital

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Dokumen ukmmarket.co.id Foto: Dokumen ukmmarket.co.id
Jakarta - Peluang pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia meningkatkan penjualan produknya semakin terbuka. Pasalnya, di era perkembangan teknologi yang semakin pesat ini setiap pelaku dapat leluasa memperluas jaringan pemasaran produk mereka.

E-commerce beserta beragam platform layanan periklanan online menyediakan solusi akses pasar untuk mereka. Namun, para pelaku UKM hendaknya melek teknologi supaya bisa memanfaatkan solusi itu secara maksimal.

Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Batu, Adiek Imam Santoso, pada pelaksanaan program CATCH di Pusat Pelayanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi dan UMKM (KUMKM) di Malang, Rabu (16/3/2016).

Program CATCH

CATCH (Community Approach Total Channel) merupakan program yang diselenggarakan oleh ukmmarket.co.id — pusat jual beli online yang fokus pada produk usaha kecil dan menengah di Indonesia — bersama PLUT KUMKM. Program ini dilaksanakan untuk membantu seluruh pelaku UKM di Indonesia dalam mengatasi persoalan akses pasar.

Dalam program CATCH, pelaku UMKM mendapat bimbingan materi dan praktik tentang berbagai hal yang harus mereka kuasai agar bisnis mereka mampu bersaing di ranah digital. Mulai dari cara mengunakan email dan chat, cara memotret produk supaya tampilannya menarik, cara membuat deskripsi produk yang efektif, hingga materi dasar search engine optimization (SEO) dan pemanfaatan e-commerce. Peserta dapat mengikuti program ini secara gratis.

Ahmad Zaky Amiruddin (CEO/Chief Executive Officer ukmmarket.co.id) mengatakan, sebagai platform e-commerce, Ukmmarket tak hanya memperluas akses pasar produk UMKM dan UKM. Namun juga menstimulasi dan membina embrio kewirausahaan.

Program CATCH


"Kami berupaya keras agar Ukmmarket menjadi 'rumah' yang sempurna bagi pelaku usaha untuk melengkapi wawasan dan kemampuan berbisnis. Kami harap Ukmmarket mampu menjadikan usaha mikro naik kelas menjadi usaha kecil, selanjutnya ke menengah hingga besar secara optimal," lanjut Zaky.

Sepanjang 2016, program CATCH akan diadakan di 15 kota, masing-masing akan berlangsung di UMKM Centre setiap wilayah. Kini, program tersebut telah berjalan di 5 kota, antara lain Solo, Yogyakarta, Semarang, Banyumas dan Malang.


Memacu UKM 'Goes Digital'

Diakui oleh Nungki Nur Ediningsih, Asisten Deputi Urusan Produktivitas dan Mutu Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kemenkop UKM, menjamurnya bisnis online mendorong cara memasarkan produk UKM melalui e-commerce yang secara cost bisa jauh lebih murah, efektif dan efisien.

Karena itu, Kemenkop UKM mendukung sepenuhnya program CATCH ini. Apalagi sejak awal Ukmmarket selalu berkomitmen menjadi e-commerce yang fokus memperluas akses pasar produk UKM Nusantara. Sedangkan PLUT KUMKM juga berkomitmen dalam serangkaian program rutinnya mengadakan pelatihan, pendampingan, networking, pemasaran, akses pembiayaan dan layanan pustaka wirausaha.

Dikatakannya, kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan UKM yang melek digital atau teknologi, sehingga akan semakin dekat dengan cita-cita menuju industri UKM yang mapan dan berdaya saing.

Mengacu data World Economic Outlook yang disusun oleh Asosiasi Internet Service Provider, pasar e-commerce di Indonesia mencapai Rp 18 triliun (US $ 1,3 miliar) pada tahun 2015, dengan 37 juta konsumen dari total populasi 255 juta. Angka-angka tersebut naik dari Rp 12 triliun dan 27 juta konsumen yang tercatat pada 2014. Adapun untuk tahun 2016, asosiasi tersebut memperkirakan bahwa pasar e-commerce akan mencapai Rp 25 triliun dengan 49 juta konsumen.

Program CATCH


Konsumsi produk melalui online semakin digemari masyarakat. Pelaku UMKM maupun UKM sudah sepatutnya memanfaatkan segala penunjang bisnis berbasis online agar produknya semakin dikenal luas. Tapi, saat ini masih banyak pelaku usaha yang membutuhkan inspirasi dan pendampingan agar mampu bersaing serta memuaskan minat konsumen. CATCH bisa menjadi salah satu program yang memfasilitasi mereka.

Adiek mengatakan, CATCH tak usai di hari ini saja, dirinya dan stakeholder terkait akan terus mendampingi pelaku usaha supaya mereka semakin terampil mempromosikan produk mereka dan mampu mengelola transaksi ke depannya secara profesional. Sehingga jika ada pesanan dari buyer mereka siap dan aktif melayani pesanan serta rajin mengevaluasi kinerja.

"Kami optimistis program ini akan membantu pelaku UKM Indonesia dalam mengembangkan kualitas, ide dan kreasi pemasaran yang semakin inovatif," tutup Zaky. (hns/hns)
ukm
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed