Follow detikFinance
Senin 23 May 2016, 21:22 WIB

Darmin: Dwell Time Priok Belum Sesuai Harapan Presiden

Dina Rayanti - detikFinance
Darmin: Dwell Time Priok Belum Sesuai Harapan Presiden Foto: agung pambudhy
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan lamanya waktu bongkar muat untuk barang atau peti kemas impor (dwell time) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara dapat dipangkas menjadi 2 hari. Namun, praktik di lapangan tak mudah untuk mengurangi dwell time.

Saat ini, pre customs, customs dan post customs di Pelabuhan Tanjung Priok masih di atas 3 hari. Lamanya waktu bongkar muat ini belum menunjukkan perbaikan pesat sejak Presiden Jokowi sidak di pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelindo II (Persero) itu.

"Masih 3,3 hari itu dwell time," ujar Darmin usai rapat koordinasi tentang INSW di kantornya, Jakarta, Senin (23/5/2016).

Menurutnya, angka itu belum sesuai target yang dicanangkan Presiden Jokowi yaitu 2 hari. Apalagi, proses dwell time ini melibatkan 15 kementerian/lembaga.

"Belum (sesuai target) lho kita memang mau mengarah ke 2 hari sesuai permintaan presiden tapi masih butuh waktu sebenarnya ada tadi cara itu tapi perlu perubahan sejumlah peraturan operasional itu kan menyangkut 15 K/L (kementerian lembaga)," lanjut Darmin.

Ia mengatakan akan melakukan perubahan yang lebih ke arah fungsi koordinasi yang akan tertuang di dalam Perpres.

"Iya (fungsi koordinasi mau diperbarui), Perpresnya dibetulkan," tutur Darmin.

Rapat ini dihadiri oleh Menkominfo Rudiantara, MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi, Sekjen Kemenperin Syarif Hidayat, Dirjen Hubla Kemenhub Tonny Boediono dan Menteri Perdagangan Thomas Lembong. (feb/feb)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed