Ke Jepang, Jokowi Tawarkan Pelabuhan Patimban dan Proyek Kereta JKT-SBY

Ferdinan - detikFinance
Kamis, 26 Mei 2016 10:53 WIB
Foto: Ferdinan/Detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membawa 2 proyek besar untuk ditawarkan kepada Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Penawaran ini akan disampaikan Jokowi saat lawatan kenegaraan ke Jepang. Hari ini, Jokowi bersama rombongan bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur menuju Nagoya, Jepang.

Pertama, Jokowi akan menawarkan lagi keikutsertaan Jepang dalam pendanaan dan pengembangan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat. Pelabuhan Patimban merupakan pelabuhan pengganti dari rencana proyek Pelabuhan Cilamaya di Karawang Jabar yang telah dibatalkan. Pelabuhan Patimban ini sangat dekat dengan kawasan industri di wilayah Jabar yang menjadi basis produksi perusahaan-perusahaan asal Negeri Sakura.

"Pemerintah Jepang telah mengajukan keinginan tentang dua hal. Satu pelabuhan Patimban di Subang Jawa Barat," kata Sekretaris Kabinet, Pramono Anung di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (26/5/2016).

Kedua, Jokowi menawarkan proyek kereta. Program yang ditawarkan ialah revitalisasi rel lintas utara Jawa sepanjang 727 kilometer (km). Jalur ini akan ditingkatkan kemampuannya agar mampu melayani kereta dengan kecepatan lebih tinggi yakni 150 kilometer (km) per jam. Saat ini, kecepatan rata-rata kereta yang melewati jalur double track lintas utara Jawa ialah 100 km per jam.

"Kedua adalah bukan kereta cepat tetapi kereta sedang Jakarta-Surabaya. Tentunya ini akan pasti akan ditanyakan ke Pemerintah Jepang," sebutnya. (feb/drk)