Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 22 Okt 2016 16:25 WIB

Klaim JHT di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Ini Didominasi Peserta Usia Produktif

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Fadhly Fauzi Rachman Foto: Fadhly Fauzi Rachman
Jakarta - Pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan ternyata dimanfaatkan oleh peserta usia produktif. Contohnya yang terjadi di Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Cilincing, Jakarta Utara.

"Yang mencairkan dana merupakan usia produktif, yakni di bawah usia 40 tahun. Bahkan, ada yang baru bekerja satu tahun," ujar Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cilincing, Jakarta Utara, Deni Yus Yulian kepada detikFinance, Sabtu (21/10/2016).

Hal ini, menurut Deni, menunjukkan para pekerja belum paham manfaat program BPJS Ketenagakerjaan

"Jadi mereka ada rasa ketakutan kalau tidak dapat dicairkan. Maka dari itu, mereka yang masih muda ini kita berikan edukasi. Ini juga supaya dapat meminimalisir kecurangan,": kata Deni.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga mencegah pencairan JHT 'abal-abal'. Artinya, pencairan JHT dilakukan padahal si peserta masih bekerja.

"Kita lakukan sosialisasi kepada para pengusaha atau pemberi kerja, supaya melaporkan data yang sebenarnya kepada kita. Mulai dari data upah, status tenaga kerja, serta status tenaga kerja sebelumnya. Karena kalau mereka tidak melaporkan status yang benar akan kena saksi penghentian layanan publik," tegas Deni. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed