Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 18 Nov 2016 19:16 WIB

Daya Saing Infrastruktur RI Peringkat 60, Menteri PUPR Belum Puas

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Fadhly Fauzi Rachman Foto: Fadhly Fauzi Rachman
Yogyakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, hari ini kunjungan kerja ke Yogyakarta. Dalam kunjungan kerja ke Yogyakarta tersebut, Basuki datang menjadi pembicara dalam seminar Nasional Pengembangan Industri Pariwisata Gunung Kidul di Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta.

Basuki, yang mengenakan kemeja batik berwarna gelap, bercerita tentang tantangan yang dihadapi oleh Kementerian PUPR dalam pembangunan infrastruktur

Menurutnya, Indeks Daya Saing Infrastruktur Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Untuk tahun 2016 ini, lanjut Basuki, Indonesia menduduki peringkat 60.

"Setiap tahun kita mengalami peningkatan, tapi itu belum memuaskan. Karena kita masih di bawah negara ASEAN lainnya," ungkap Basuki di hadapan ratusan peserta seminar, Jumat (18/11/2016).

Masih rendahnya peringkat tersebut, kata Basuki, disebabkan karena 4 hal utama. Antara lain, tingginya disparitas antar wilayah Barat dan Timur Indonesia, lalu lemahnya daya saing nasional karena keterbatasan infrastruktur, dan pemanfaatan sumber daya yang ada.

"Disparitas masih sangat tinggi di wilayah barat dan timur. Di wilayah barat infrastrukturnya memang sudah mengalami pembangunan yang baik, tapi kalau di timur memang masih belum. Pembangunan infrastruktur ini yang paling belum optimal," katanya.

Selain Basuki, hadir pula dalam seminar nasional tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Bupati Gunung Kidul Badingah. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com