Follow detikFinance
Selasa 20 Dec 2016, 15:45 WIB

Telan Rp 464 M, Bendungan Sukamahi Bakal Kurangi Banjir Jakarta

Fadhly F Rachman - detikFinance
Telan Rp 464 M, Bendungan Sukamahi Bakal Kurangi Banjir Jakarta Foto: Fadhly F Rachman
Jakarta - Direktorat Jendral Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal membangun Bendungan Sukamahi di Jawa Barat. Penandatangan proyek pengerjaan bendungan pun telah dilakukan dengan biaya konstruksi dalam kontrak yang disepakati sebesar Rp 464,93 miliar.

Pembangunan Bendungan Sukamahi sudah direncanakan sejak lama, sekira tahun 1990-an. Namun rencana pembangunannya saat itu terkendala pembebasan lahan. Warga yang rumahnya direncanakan terkena proyek waduk tersebut menolak dengan ganti rugi yang ditawarkan pemerintah.

Rencana itu pun mencuat kembali saat Joko Widodo menjabat Gubernur DKI Jakarta. Saat pria kelahiran Solo tersebut didapuk menjadi orang nomor 1 Republik Indonesia, komitmen pembangunan dua bendungan ini kembali dilanjutkan. Bahkan proyek ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2015-2019 yakni pembangunan 49 bendungan dalam 5 tahun.

Direktur Jendral SDA, Imam Santoso, mengatakan proyek pembangunan bendungan Sukamahi ini telah ditunggu oleh masyarakat Jakarta. Bila rampung nanti, bendungan ini bakal mengurangi potensi banjir hingga 29 meter kubik/detik.

"Permasalahan Jakarta pada saat musim hujan adalah banjir di beberapa tempat pada daerah aliran sungai Ciliwung. Maka diperlukan rekayasa sumber daya air di wilayah optimasi pengendalian banjir," terang Imam di Kantornya, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Oleh sebab itu, kata Imam, diperlukan pembuatan bendungan dengan luas genangan, sesuai dengan skenario yang direncanakan.

"Pembangunan bendungan Sukamahi inilah yang bermanfaat sebagai pengendalian banjir Jakarta tersebut, yang terletak di Desa Sukamahi,sambungnya.

Diketahui, dari data yang diterima detikFinance, Volume tampungan maksimal bendungan Sukamahi ini sebesar 1,68×10,6 meter kubik. Dengan luas genangan maksimum 10,015 hektar. (dna/dna)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed