Follow detikFinance
Selasa 24 Jan 2017, 19:02 WIB

Tingkatkan Produksi Padi, Petani Semarang Manfaatkan Sistem Jarwo

Angling Adhitya Purbaya - detikFinance
Tingkatkan Produksi Padi, Petani Semarang Manfaatkan Sistem Jarwo Foto: Angling/detikcom
Jakarta - Petani Kota Semarang, Jawa Tengah, mulai diperkenalkan sistem pertanian bernama Jajar Legowo atau disingkat Jarwo untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Diperkirakan untuk tanaman padi, hasilnya bisa meningkat hingga 100 persen jika menggunakan sistem tersebut.

Jarwo disosialisasikan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan jajaran Forkompimda Kota Semarang di Desa Gilisari, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen. Hendrar atau yang akrab disapa Hendi itu menanam di sawah sebagai tanda dimulainya gerakan tanam padi dengan sistem Jarwo.

Dalam kegiatan tersebut Pemerintah Kota Semarang juga memperoleh bantuan dan supervisi pertanian dari PT Petrokimia Gresik. Bantuan berupa benih, pestisida, pupuk untuk sawah seluas 1,5 hektar dan juga pendampingan tenaga ahli untuk memastikan sistem Jarwo berjalan lancar.

 Tingkatkan Produksi Padi, Petani Semarang Manfaatkan Sistem JarwoFoto: Angling/detikcom

Hendi mengatakan, gerakan tanam padi dengan sistem Jarwo tersebut akan mampu meningkatkan produktivitas pertanian yang semula 4 sampai 5 ton per hektar meningkat menjadi 7 sampai 8 ton per hektar. Sampai saat ini baru 192 hektar lahan dari 2.732 hektar lahan yang menggunakan sistem itu.

"Pahlawannya itu para perani yang tergabung dalam kelompok tani Kota Semarang dan senantiasa mendukung komitmen kami dalam menjaga kawasan hijau Kota Semarang," kata Hendi, Selasa (24/1/2017).

Prediksi meningkatnya hasil pertanian dengan sistem Jarwo itu karena mengatur jarak tanam sehingga tanaman memiliki ruang tumbuh yang lebih leluasa sehingga mendapatkan sinar matahari lebih banyak.

"Sistem ini dipercaya mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas padi sekaligus relatif aman dari serangan hama tikus dan menekan serangan penyakit," terang Hendi.

Selain menanam padi, Wali Kota Semarang juga melakukan sosialiasi gerakan tanam cabai bersama ibu-ibu tim penggerak PKK Kota Semarang. PT Petrokimia Gresik juga memberikan bantuan 150 pack benih cabai petrochili untuk lahan seluas 10 hektar. Kemudian Dinas Pertanian Kota Semarang juga memberikan 15 ribu polybag benih cabai untuk para kader PKK. (alg/nwy)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed