Follow detikFinance
Jumat 10 Feb 2017, 15:43 WIB

Dibantu Naiknya Harga Komoditas, JK Yakin Ekonomi RI Lebih Baik

Muhammad Taufiqqurahman - detikFinance
Dibantu Naiknya Harga Komoditas, JK Yakin Ekonomi RI Lebih Baik Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Ekonomi Indonesia pada 2017 akan terbantu dari sektor komoditas pertambangan dan perkebunan, di antaranya batu bara dan crude palm oil (CPO) serta beberapa kelompok mineral lainnya. Hal ini dikarenakan harga komoditas yang sudah merangkak naik sejak akhir tahun lalu.

Komoditas tersebut memang besar pengaruhnya terhadap Indonesia. Selaku produsen terbesar, komoditas menjadi andalan ekspor Indonesia ke berbagai negara di dunia.

"Pertumbuhan ekonomi 2016 adalah 5,02% dan diharapkan pada 2017 sedikit lebih baik," ungkap JK di kantornya, Jakarta, Jumat (10/2/2017).

Dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi Indonesia yang melambat tidak terlepas dari anjloknya harga komoditas. Di samping mempengaruhi sisi ekspor, komoditas juga mempengaruhi sisi permintaan, baik komponen konsumsi rumah tangga maupun belanja pemerintah.

"Sejak akhir 2016, harga komoditas sudah naik. Harga batu bara sudah sampai ke US$ 80/ton dari sebelumnya US$ 50/ton, sawit juga, nikel juga sudah mulai membaik," jelasnya.

Membaiknya harga komoditas juga akan mendorong penerimaan negara menjadi lebih besar dari tahun sebelumnya. Diketahui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi stimulus pendorong pertumbuhan ekonomi.

"Pajak naik, penerimaan naik sehingga kita dapat menjalankan APBN yang lebih baik dibanding tahun lalu," tegas JK. (mkj/dna)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed