Follow detikFinance
Sabtu, 04 Mar 2017 19:43 WIB

Kunjungi Korban Banjir Garut, Mensos Bagi-bagi 1.500 Benih Cabai

Hakim Ghani - detikFinance
Foto: Hakim Ghani-detikcom Foto: Hakim Ghani-detikcom
Garut - Harga cabai yang masih 'pedas' di pasaran, khususnya di Kabupaten Garut, Jawa Barat, membuat masyarakat terutama kalangan menengah ke bawah menjadi sulit untuk mengkonsumsi salah satu jenis sayuran ini. Di Garut sendiri harga cabai kini masih berada di kisaran Rp 120.000-130.000/kilogram (kg).

Namun kini masyarakat Garut yang menjadi korban banjir bandang, september 2016 lalu bisa bernafas lega, selain mendapat bantuan uang lewat Program Keluarga Harapan (PKH), para korban juga kini tak perlu lagi mahal-mahal membeli cabai dari pasar.

Pasalnya, Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawangsa, memberikan 1.500 bibit pohon cabai kepada para korban banjir.

"Saya sudah minta 1.500 bibit cabai dari Pak Menteri Pertanian, ini semuanya untuk para korban banjir Garut, biar mereka bisa menanam dan mengkonsumsi cabainya,"ungkap Mensos, Khofifah Indar Parawangsa, saat ditemui di Panti Werdha Garut, Jalan RSUD Dr. Slamet, Tarogong Kidul.

Mensos juga mengatakan, Garut merupakan kota pertama yang mendapatkan bantuan bibit pohon cabai, selain mendapat bantuan uang non tunai dari program PKH.

1.500 bibit cabai tersebut kini sudah diberikan kepada pemerintah daerah (Pemda) Garut, dan selanjutnya akan diberikan kepada para korban banjir bandang. Mensos juga mengimbau kepada penerima untuk menanam bibit cabai tersebut di lahan mereka masing-masing, agar dapat dimanfaatkan jika berbuah kelak.

"Garut merupakan kota pertama yang saya beri cabai, sebelumnya di kota-kota lain belum pernah saya kasih ini, sudah saya titipkan di pemerintah, disini hanya pemberian simbolis saja," pungkasnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed