Follow detikFinance
Selasa 07 Mar 2017, 14:45 WIB

Mentan Siapkan Benih Jagung untuk 50 Ribu Ha Lahan di Jatim

Eko Sudjarwo - detikFinance
Mentan Siapkan Benih Jagung untuk 50 Ribu Ha Lahan di Jatim Foto: Eko Sudjarwo/detikcom
Lamongan - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman optimistis mewujudkan swasembada jagung di tahun 2017. Bahkan mengekspor jagung 3 juta ton ke Malaysia.

Terkait ini, Amran meminta Gerakan Pemuda Tani (Gempita) wilayah Jawa Timur (Jatim) segera mengusulkan calon petani dan calon lahan (CPCL) yang akan diberikan bantuan jagung. CPCL yang ditangani Gempita merupakan petani yang notabenenya pemuda dan lahan tidur.

Gempita Jatim telah mengumpulkan CPCL bantuan jagung di lahan seluas 50 ribu hektare. Amran langsung memerintahkan pengurus Gempita Jatim agar segera mengirim CPCL yang mau diajukan ke Kementerian Pertanian (Kementan).

"Segera kirim CPCL-nya biar segera diproses dan bisa membantu pemerintah dalam swasembada jagung," kata Amran dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Timur, Selasa (7/3/2017).

Kunjungan kerja Amran ke Jatim dalam rangka panen raya padi dan mempercepat serap gabah petani. Selain itu, mendorong pemuda menjadi garda terdepan berjalan bersama pemerintah untuk membangunkan lahan tidur dan memotivasi petani.

Menurut Amran, komitmen kalangan pemuda fokus bertani dengan menyiapkan lahan tidur, baik milik kelompok tani (poktan) dan lahan lainnya, menjadi penyemangat demi mewujudkan swasembada pangan. Hal itu juga sesuai dengan semangat nawacita guna membantu petani memperoleh hasil panen yang lebih baik dan maksimal.

"Oleh karena itu Gempita adalah penerus anak bangsa. Gempita aku titipkan petani di tangan kalian karena masa depan petani ada di tangan anak muda," ucap Amran.

Koordinator Wilayah (Korwil) Gempita Jatim mengajukan CPCL seluas 50 ribu hektar untuk tanaman jagung. Pengajuan itu selaras dengan program Kementan yang akan memberdayakan lahan tidur, menjadi lahan produktif khususnya untuk tanaman jagung.

Dengan pengajuan seluas 50 ribu hektare untuk lahan jagung, di sisi lain juga akan menjadi kontribusi bagi penyediaan bahan pangan jenis jagung. Terlebih untuk Jawa Timur yang menjadi sentra pemasok jagung terbesar di tingkat nasional dan bahkan siap ekspor.

Dari catatan tahun 2015 saja, Jatim memberikan kontribusi hingga 30 persen untuk pasokan jagung nasional. Dengan total luas lahan 1,2 juta hektare, di tahun 2015 dapat memperoleh panen 5,2 ton per hektar.

Ketua Korwil Gempita Jatim, Durrul Izza Alfatawi menyatakan, instruksi dari Amran terkait segera diajukan CPCL jagung seluas 50 ribu hektare sudah ditindaklanjuti. "Kami sudah menyiapkan form pengajuan baik secara hard dan soft copy. Akan dikirim langsung seketika itu juga," kata Durrul.

Pengajuan dari CPCL sendiri merata di seluruh kabupaten atau kota yang ada di Jawa Timur. Itu artinya, semangat kalangan petani muda untuk membantu menyukseskan swasembada pangan sangat tinggi. Terlebih, ada dukungan dari Kementan akan menjadi tambahan semangat untuk menanam jagung.

Secara terpisah, Ketua Koordinator Daerah (Korda) Gempita Kabupaten Lamongan Ahmad Yani, menyatakan untuk daerahnya banyak lahan tidur yang kurang produktif. Namun kini dapat dijadikan lahan produktif setelah ditanami jagung. Bahkan disertai dengan semangat kalangan petani muda sekitarnya yang menyatakan siap untuk membantu pemerintah melakukan program swasembada jagung.

"Peluang tanaman jagung sangat besar di Lamongan. Kami bersama pemuda akan terus bekerja dan berkomitmen untuk menyukseskan swasembada jagung yang merupakan program Kementan," Kata Ahmad.

(nwy/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed