Follow detikFinance
Rabu 08 Mar 2017, 22:30 WIB

RI Ekspor Belut ke China 1 Ton/Hari

Raja Adil Siregar - detikFinance
RI Ekspor Belut ke China 1 Ton/Hari Foto: Raja Adil Siregar/detikcom
Palembang - Budidaya Perikanan lokal yang dikelola langsung oleh UKM melakukan ekspor perdana belut ke Cina. Ekspor dalam sehari mencapai satu ton.

Pelepasan ekspor perdana belut hidup dilakukan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Kawasan Penampungan UD. Bandar Mina jalan Padang Kecamatan Ilir Barat 1 Kota Palembang, dengan memberikan sertifikat ekspor langsung.

"Untuk tahap pertama Ekspor 1 Ton setiap hari ke China, karena permintaan di sana sangat tinggi. Untuk belut-belut yang diekspor itu semua dari petani belut lokal," ujar Sri Dewi Titi Sari, kepada detikcom usai menyerahkan sertifikat ekspor Komoditi Perikanan (Belut Hidup), Rabu (8/3/2017).

Ekspor belut ke ChinaEkspor belut ke China Foto: Raja Adil Siregar/detikcom

Pada kesempatan itu, Kepala DKP Provinsi Sumsel yang didampingi oleh Kepala DKP Kota Palembang dan Direktur UD Bandar Mina, terus mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) yang di kelola langsung oleh masyarakat. Sebelumnya, Provinsi Sumsel telah mengekspor Udang (Udang Laut dan Udang Sungai) dan Kodok Hijau.

Dewi berharap, dengan adanya ekspor langsung yang dilakukan oleh pengusaha lokal dapat memberikan kontribusi terhadap perolehan devisa dari sektor perikanan, termasuk meningkatkan daya jual masyarakat pembudidaya belut.

Sementara itu, Direktur UD. Bandar Mina, Putu Sumardi mengatakan sebelumnya ekspor telah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir, namun dilakukan melalui Jakarta sehingga membutuhkan biaya operasional sangat tinggi.

"Kita lihat potensi masyarakat di Sumsel itu sangat bagus jika dikelola oleh pengusaha lokal melalui UKM. Harga juga bisa kita tingkatkan," ujarnya.

Ekspor belut ke ChinaEkspor belut ke China Foto: Raja Adil Siregar/detikcom

Menurut Putu, komoditi perikanan yang dikembangkan akan merambah pada usaha masyarakat. Di mana sebelum mengekspor sendiri, Sumsel telah menjadi eksportir Belut terbanyak di Asia dengan mencapai 20 ton per hari pada saat musim hujan.

"Tahun lalu itu kita ekspor melalui Jakarta sampai 20 ton per hari. Dari situ kita mulai berpikir untuk langsung mengekspor dengan berkoordinasi pada DKP," tambah putu.

Untuk ekspor, Belut dikirim dalam kondisi hidup, dengan harga Rp 30.000 sampai Rp. 35.000 per kilogram dari para pembudidaya, dengan usia panen 3 bulan. (hns/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed