Follow detikFinance
Selasa 14 Mar 2017, 14:42 WIB

2 Tahun Perangi Illegal Fisihing, Susi: Tangkapan Nelayan Kecil Naik

Muhammad Idris - detikFinance
2 Tahun Perangi Illegal Fisihing, Susi: Tangkapan Nelayan Kecil Naik Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, bicara panjang lebar terkait upayanya dalam memberantas pencurian ikan atau illegal fishing. Meski demikian, dirinya mengakui masih banyak sekali pelanggaran penangkapan ikan meski sudah ada penindakan tegas, seperti penenggelaman kapal.

"Sebelumnya, 2 tahun lalu banyak hal-hal penangkapan ikan ilegal di laut kita. Ditertibkan satu per satu. Saya ingin semua stakeholder mematuhi aturan. Illegal fishing 2 tahun ini, saya sadar belum berhasil total," katanya saat berbicara dalam dialog Optimalisasi Perikanan Tangkap dalam Pembangunan Nasional di kantor KKP, Jakarta, Selasa (14/3/2017).

Dalam dialog bersama dengan sekitar 150 pengusaha itu, hadir pula Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

Susi mengklaim, meski jumlah kapal turun setelah penertiban pada kapal-kapal eks asing, jumlah tangkapan ikan malah naik. Hal ini membuat Nilai Tukar Nelayan (NTN) ikut naik. Di sisi lain, pelanggaran para pemilik kapal pun masih marak terjadi.

"NTN ikut naik dari 102 menjadi 110. Berarti nelayan kecil ikut naik, dari usaha perikanan tangkap naik lebih tinggi. Namun demikian masih banyak pelanggaran, banyak pengusaha tetap tidak mau melaporkan hasil tangkapan secara benar. Masih ada transhipment di atas laut," ujarnya.

Dia menuturkan, pemberantasan yang dilakukan masif pada illegal fishing oleh KKP dianggap sudah tepat waktu. Banyak negara dalam waktu bersamaan mulai sadar perlunya pengendalian penangkapan ikan.

"China negara yang begitu besar, mereka tahun lalu melakukan moratorium selama 2 tahun. Tahun ini mereka lagi ancang-ancang lagi mengeluarkan moratorium baru penangkapan sampai akhir tahun ini," pungkas Susi. (idr/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed