Follow detikFinance
Kamis 16 Mar 2017, 10:00 WIB

Ini Rute Tol Gempol-Pasuruan 34,15 Km

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Ini Rute Tol Gempol-Pasuruan 34,15 Km Foto: Eduardo Simorangkir/detikFinance
Pasuruan - Jalan Tol Gempol-Pasuruan sepanjang 34,15 kilometer yang menghubungkan daerah Gempol dengan kota Pasuruan di Jawa Timur terus dikebut pekerjaannya. Jalan tol ini merupakan bagian dari jalan tol yang menghubungkan antar kota utama di Jawa Timur yaitu Surabaya-Banyuwangi.

Tol Gempol-Pasuruan dibagi atas 3 seksi, yakni Seksi I yang menghubungkan Gempol dan Rembang sepanjang 13,9 km. Kemudian diteruskan oleh seksi II dari Rembang menuju Pasuruan sepanjang 8,1 km dan seksi III sepanjang 12,15 km dari Pasuruan dan berakhir di simpang susun Grati.

Tol Gempol-Pasuruan seksi I (Gempol-Rembang) sepanjang 13,9 km seharusnya telah beroperasi awal tahun 2016, namun terhambat karena belum tuntasnya pembebasan lahan.

"Ada 14 bidang yang belum bebas dengan total luas sekitar 4.000 meter. Tujuh bidang masih konsinyasi di Pengadilan Negeri, tujuh lagi masih proses sengketa. Jadi belum bisa nyambung (seksi I)," ujar Direktur Utama PT Transmarga Jatim Pasuruan, Agus Purnomo saat ditemui di ruas tol Gempol-Pasuruan, Pasuruan, Rabu (15/3/2017).

Saat ini progres fisik pada seksi I telah mencapai 98%. Sedangkan seksi II saat ini konstruksinya baru mencapai 1,56%. Hal tersebut dikarenakan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) yang baru dikeluarkan pada awal Februari kemarin.

"Jadi kalau sekarang ini lahan seksi II sudah 90%. Tapi sudah buka jalan untuk lahan kerja 1,56%," jelasnya.

Sementara seksi III saat ini masih dalam tahap pengadaan lahan, dan baru bebas sekitar 35%. Pembebasan lahan diperkirakan bisa rampung pada April ini, sehingga untuk urusan lahan, diharapkan seluruhnya bisa selesai pada April nanti.

"Jadi lahan semua seksi 34 km tuntas April ini," tukasnya. (dna/dna)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed