Follow detikFinance
Minggu 19 Mar 2017, 16:02 WIB

Harga Rawit Merah Diprediksi Bisa Turun dari Rp 130.000 jadi Rp 15.000

Danang Sugianto - detikFinance
Harga Rawit Merah Diprediksi Bisa Turun dari Rp 130.000 jadi Rp 15.000 Foto: Eduardo Simorangkir/detikFinance
Jakarta - Penurunan harga cabai diperkirakan akan terus terjadi hingga beberapa bulan ke depan. Hal itu lantaran mulai melimpahnya pasokan hasil panen di beberapa wilayah.

Menurut Sekretaris Jenderal Asosiasi Agrobisnis Cabai Indonesia (AACI), Abdul Hamid panen cabai yang terjadi saat ini masih sebagian kecil dari sentra-sentra penanam cabai yang ada di Indonesia. Itu pun sudah mampu menurunkan harga cabai rawit merah dari sekitar Rp 130.000/kg menjadi Rp 80.000/kg.

"Cabai rawit merah sudah mulai panen. Yang sudah mulai panen itu Blitar, Kediri, Jember, kemudian Jawa Barat sebagian wilayah juga sudah, belum lagi Probolinggo dan wilayah lainnya. Sebenarnya di akhir Februari itu yang panen hanya 30%, jadi akan terus murah," ucapnya saat dihubungi detikFinance, Minggu (19/3/2017).

Selain itu menurut Hamid, saat ini banyak petani cabai keriting yang beralih menanam cabai rawit merah. Mereka berbondong-bondong berpindah tanaman cabai lantaran tergiur keuntungan penjualan cabai rawit merah di kala harganya melambung tinggi.

"Mereka berpindah tanam cabai rawit merah saat harganya mahal. Semakin banyak yang tanam pada saat panen jadi berlimpah, otomatis jadi murah lagi harganya. Jadi menurut saya sampai bulan ke 5 dan 6 tahun ini akan terus turun harganya," imbuhnya.

Bahkan Hamid yakin penurunan harga cabai rawit merah akan mencapai titik terendah pada bulan suci Ramadan yang jatuh pada bulan Mei-Juni mendatang. Diprediksi harga jual eceran cabai rawit merah bisa mencapai Rp 15.000/kg.

"Di pasar bisa Rp 15.000/kg karena di petani mungkin bisa Rp 5.000/kg. Itu bisa saja terjadi karena harga terus turun stok berlimpah," tandasnya. (dna/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed