Follow detikFinance
Senin 17 Apr 2017, 16:36 WIB

Mengupas Realisasi APBN di Tangan Sri Mulyani dalam 3 Bulan

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Mengupas Realisasi APBN di Tangan Sri Mulyani dalam 3 Bulan Foto: Maikel Jefriando
Jakarta - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 31 Maret 2017 menunjukan pendapatan negara mencapai Rp 295,1 triliun. Realisasi penerimaan sebesar Rp 295,1 triliun mencapai 16,9% dari target APBN 2017.

Di periode yang sama tahun lalu, pendapatan negara mencapai RP 247,5 triliun atau 13,9% dari target dalam APBN 2016.

"Untuk periode 31 Maret pendapatan mencapai Rp 295,1 triliun atau 16,9%. Tahun lalu di periode yang sama Rp 247,5 triliun atau 13,9%, di mana tahun ini lebih tinggi," jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam jumpa pers di BPPK Kementerian Keuangan, Jakarta Selatan, Senin (17/4/2017).

Selanjutnya, dari sisi belanja hingga 31 Maret 2017 mencapai Rp 400 triliun atau 19,2% dari alokasi belanja dalam APBN 2017. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 390,9 triliun.

"Belanja negara sampai 31 Maret Rp 400 triliun atau 19,2%. Lebih tinggi dari tahun lalu Rp 390,9 triliun," ujar Sri Mulyani.

Kemudian, belanja pemerintah pusat, terutama Kementerian Lembaga (K/L) hingga 31 Maret 2017 tercatat sebesar Rp 92,4 triliun atau 12,1% dan mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 82,7 triliun.

Sedangkan belanja non K/L hingga akhir Maret 2017 mencapai Rp 112 triliun atau mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 110 triliun. Transfer dana ke daerah di 3 bulan pertama 2017 mencapai Rp 195,2 triliun atau 25,5% dari target dan cenderung tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun lalu.

"Transfer ke daerah Rp 195,2 triliun atau 25,5%, hampir mirip tahun lalu," tutur Sri Mulyani.

Defisit APBN hingga 31 Maret 2017 tercatat sebesar Rp 104,99 triliun atau 0,77% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, angka ini mengalami penurunan.

Pada periode yang sama tahun lalu, defisit APBN tercatat Rp 143,4 triliun atau 1,13% dari PDB.

"Secara total posisi sampai 13 Maret defisit APBN Rp 104,9 triliun atau 0,77% dari PDB, dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 143,4 triliun atau 1,13% dari PDB," ujar Sri Mulyani. (mkj/mkj)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed