Follow detikFinance
Selasa 09 May 2017, 12:01 WIB

Orang Bodoh Juga Bisa Tenggelamkan Kapal? Ini Jawaban Susi

Michael Agustinus - detikFinance
Orang Bodoh Juga Bisa Tenggelamkan Kapal? Ini Jawaban Susi Foto: Agus Siswanto/detikcom
Jakarta - Selama 2,5 tahun menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabinet Kerja, Susi Pudjiatuti tak cuma kebanjiran pujian, tapi juga kecaman dan cemooh dari pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh kebijakan Susi.

Ada yang tidak senang dengan penertiban yang dilakukan Susi. Ada yang mencemooh bahwa penenggelaman kapal yang dilakukan Susi bukan sesuatu yang luar biasa, orang bodoh juga bisa.

Susi menuturkan bahwa 'orang bodoh' harus melakukan berbagai hal dulu sebelum menenggelamkan kapal-kapal pencuri ikan. Pertama-tama tentu mengkoordinasikan aparat keamanan untuk menangkap kapal-kapal pelaku illegal fishing.

Mendeteksi posisi kapal-kapal maling ikan ini juga tak mudah. Laut Indonesia sangat luas, kemampuan aparat keamanan terbatas, satelit juga terbatas.

Demikian diungkapkan Susi dalam sambutannya saat membuka acara Diskusi Publik Merawat Surga Perikanan Bitung di Midplaza, Jakarta, Selasa (9/5/2017).

"Apa yang saya lakukan selama 2,5 tahun ini ada dukungan, perlawanan, mencemooh, terakhir ada yang bilang kalau menenggelamkan kapal itu orang bodoh bisa. Padahal kita harus menangkap kapal itu dulu, kalau enggak mana bisa, iya enggak? Untuk menenggelamkan, kita butuh aparat untuk menenggelamkan. Kalau kita mau jejerkan KRI kita, itu tak sampai 10 kilometer. Tak mungkin laut kita pagari dengan KRI dan kapal KKP. Kita harus lewat satelit, tapi satelit tak menguasai semua," kata Susi.

Untuk memerintahkan aparat keamanan menangkap kapal-kapal pencuri ikan, Susi tentu harus mendapat kepercayaan dari perwira-perwira tinggi kepolisian dan TNI.

Lalu kapal yang ditangkap harus masuk pengadilan dulu, tak bisa langsung ditenggelamkan.

"Setelah ditangkap, harus masuk pengadilan, dan saya harus koordinasi dengan Mahkamah Agung, Jaksa Agung. Kalau kapal itu ditenggelamkan orang bodoh, ya orang bodoh itu harus jadi diangkat dulu jadi menteri," tukasnya.

Susi mengaku tak mau ambil pusing, yang penting baginya adalah bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat lewat perbaikan di sektor kelautan dan perikanan.

"Katanya jabatan saya ini jabatan politis. Dunia saya sekarang katanya dunia politik. Saya pakai politik dagang saja. Yg penting ikan melimpah," tutupnya. (mca/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed