Follow detikFinance
Kamis 18 May 2017, 22:20 WIB

Aturan Pajak Intip Rekening Jadi Modal RI Berantas Pencucian Uang

Hendra Kusuma - detikFinance
Aturan Pajak Intip Rekening Jadi Modal RI Berantas Pencucian Uang Foto: Hendra Kusuma/detikFinance
Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, aturan keterbukaan informasi menjadi landasan Indonesia bergabung pada Financial Action Task Force (FATF).

Agus menyebutkan, Perppu Nomor 1 Tahun 2017 menjadi modal Indonesia bergabung sebagai anggota FATF. Pasalnya, beleid tersebut menerapkan keterbukaan informasi dan diikuti 100 lebih negara.

Dengan begitu, kata Agus, BI 100% mendukung implementasi akses keterbukaan informasi data perbankan untuk perpajakan.


"Kami mendukung karena bu Menkeu (Menteri Keuangan) bersama dengan pemerintah sedang berupaya untuk kita jadi anggota FATF," kata Agus di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Jika sudah bergabung sebagai anggota FATF, tegas Agus, sistem keuangan Indonesia menjadi lebih transparan dan sehat, serta mampu memerangi tindakan-tindakan sistem keuangan yang negatif.


"Kalau sudah jadi anggota, bisa lebih berperan untuk terciptanya sistem keuangan yang sehat, tidak ada pencucian uang, terrorism financing, ataupun tindakan yang tidak safe seperti narkoba," tambahnya. (hns/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed