Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 16 Jun 2017 10:55 WIB

H-9 Lebaran: Gula Pasir Rp 14.000/Kg, Bawang Putih Rp 40.000/Kg

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Muhammad Idris Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Saat sebelum memasuki bulan Ramadan, harga bawang putih sempat melonjak tinggi di pasaran hingga mencapai Rp 60.000/kg. Setelah dilakukan penambahan impor, termasuk lewat Perum Bulog, Kementerian Perdagangan menyebut harga bumbu dapur tersebut sudah turun di bawah Rp 40.000/kg.

Arslen, salah seorang pedagang sembako Pasar Kayu Jati, Rawamangun, Jakarta Timur, mengatakan harga bawang putih memang sudah turun yakni Rp 40.000/kg, dari sebelumnya di awal puasa Rp 60.000/kg.

"Bawang putih memang sudah turun, tapi hitungannya masih mahal kalau Rp 40.000/kg. Nyarinya juga masih susah kadang di Senen," kata Arslen kepada detikFinance ditemui di losnya, Jumat (16/6/2017).

Lanjut dia, untuk bawang putih dengan siung dengan aroma paling menyengat atau bawang putih kating, harganya mencapai Rp 100.000/kg. Semena untuk bawang putih kualitas rendah dia menjualnya Rp 20.000/kg.

"Bawang putih yang kualitas biasa itu Rp 40.000/kg. Sementara yang bawang putih banci (kualitas rendah) Rp 20.000/kg. Nah yang kating ini mahal sekali, kating itu bawang putih yang menyengat, sudah dipisahkan dari siungnya," jelas Arslen.

Soal harga acuan yang ditetapkan pemeritah untuk beberapa bahan pangan, dirinya mengaku belum tahu. Dari pantauan detikFinance, gula pasir dan minyak goreng diketahui harganya masih berada di atas harga acuan pemerintah.

"Kalau minyak goreng yang curah itu saya jual Rp 13.000/liter, sementara untuk yang minyak goreng kemasan Rp 14.500/liter. Gula pasir Rp 14.000/kg, kalau gula yang kemasan pabrik Rp 15.000/kg," ujar Arslen.

Seperti diketahui, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menetapkan aturan harga acuan 9 bahan pangan lewat Permendag Nomor 27/M-DAG/PER/5/2017 meliputi beras medium dengan harga Rp 9.500/kg, jagung Rp 4.000/kg, kedelai lokal Rp 9.200/kg dan impor Rp 6.800/kg, gula pasir Rp 12.500/kg, minyak goreng curah Rp 10.500/liter dan minyak goreng kemasan Rp 11.000/liter.

Kemudian diatur pula bawang merah Rp 32.000/kg, daging ayam ras Rp 32.000/kg, dan telur ayam ras Rp 22.000/kg. Sementara untuk jenis daging sesuai kualitas yakni daging beku Rp 80.000/kg, daging sapi segar jenis paha depan Rp 98.000/kg, paha belakang Rp 105.000/kg, lamur Rp 80.000/kg, serta tetelan Rp 50.000.

Sementara itu pedagang sayuran di pasar yang sama, Sarjinah, mengaku harga sayur mayur terbilang masih stabil, belum ada kenaikan atau penurunan harga dalam sepekan terakhir.

"Sayuran belum ada yang naik atau turun. Kayak bawang merah kan hitungannya sudah murah Rp 32.000/kg, belum naik atau turun lagi sejak sebelum puasa," terang Sarjinah.

Berikut daftar harga pangan yang ada di Pasar Kayu Jati:

Bawang merah Rp 32.000/kg
Bawang putih Rp 40.000/kg
Cabai rawit Rp 50.000/kg
Cabai keriting Rp 28.000/kg
Timun Rp 8.000/kg
Tomat Rp 10.000/kg
Kentang Rp 14.000/kg
Terong Rp 7.000/kg
Wortel Rp 10.000/kg
Kol Rp 10.000
Telur ayam ras Rp 22.000/kg
Minyak goreng curah Rp 13.000/liter
Minyak goreng kemasan Rp 14.500/liter
Gula pasir Rp 14.000/kg (idr/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed