Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 22 Jun 2017 15:08 WIB

Bursa Saham Saudi Melonjak 5,5% Pasca Penobatan Anak Raja Salman

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Foto: SPA/arabnews.com Foto: SPA/arabnews.com
Jakarta - Pasar saham Arab Saudi melonjak hingga 5,5% pasca dinobatkannya anak Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Mohammed bin Salman, menjadi Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi.

Mohammed bin Salman menggantikan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi sebelumnya, Mohammed bin Nayef, yang merupakan keponakan sang raja.

Pengumuman mengejutkan ini disampaikan oleh Saudi Press Agency (SPA) sebagai kantor berita resmi Saudi dan kemudian disiarkan via televisi nasional Saudi.

Menurut laporan SPA, Pangeran Mohammed bin Salman terpilih sebagai Putra Mahkota yang baru dengan memperoleh suara mayoritas dalam Komisi Suksesi Saudi.

Dari 43 anggota Komisi Suksesi Saudi, sebanyak 31 anggota menyetujui Mohammed bin Salman sebagai Putra Mahkota Saudi yang baru

Indeks Tadawul di Bursa Arab Saudi melesat setelah pengumuman ini. Apalagi, berhembus kabar kalau tunjangan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan dikembalikan setelah sebelumnya dipangkas Raja Salman gara-gara harga minyak dunia anjlok.

Indeks Tadawul yang saat ini punya kapitalisasi pasar US$ 400 miliar (Rp 5.320 triliun) ini pertama kali dibuka untuk investor asing pada 2015.

Sampai saat ini, Indeks Tadawul terus berkembang dan tak lama lagi bisa masuk Emerging Market Index Watch List milik MSCI.

"Sekarang kami sudah selangkah lebih dekat untuk masuk ke MSCI," kata CEO Bursa Saudi, Khalid Al-Hussan, seperti dikutip AFP, Kamis (22/6/2017).

Selain akan mengembalikan tunjangan PNS, Kerajaan Arab Saudi juga memperpanjang masa libur hari raya Idul Fitri untuk PNS Arab Saudi diperpanjang sampai Minggu 9 Juli 2017. (ang/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com