Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 23 Jun 2017 13:34 WIB

Lebaran 2 Hari Lagi, Harga Daging Sapi Segar Rp 140.000/Kg

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Jakarta - Seperti sudah jadi tradisi, harga daging sapi segar hampir selalu mengalami kenaikan ketika mendekati Idul Fitri atau Lebaran. Seperti yang terjadi di Pasar Rawasari, Jakarta Pusat. Harga daging sapi segar naik mencapai Rp 140.000/kg.

"Yang bagian daging depan naik jadi Rp 140.000/kg, sementara untuk daging sapi bagian belakang Rp 130.000/kg. Setiap tahun kan memang begitu," kata Baihaqi ditemui detikFinance di los daging sapi, Jumat (23/6/2017).

Daging Sapi Rp 140.000/KgDaging Sapi Rp 140.000/Kg Foto: Muhammad Idris - detikFinance

Saat hari biasa, harga daging sapi segar untuk bagian depan dijual Rp 120.000/kg, dan daging sapi bagian belakang Rp 110.000/kg. Kenaikan harga hanya terjadi pada pekan terakhir jelang Lebaran. Harga dipastikan akan turun kembali sesaat setelah Idul Fitri nanti.

"Ini kan karena mau Lebaran saja, kalau sudah selesai Lebaran ya turun lagi harga biasa 11 (Rp 110.000/kg) sama 12 (Rp 120.000/kg)," kata Baihaqi yang seharinya bisa menjual 1 kuintal daging ini.

Daging Sapi Rp 140.000/KgDaging Sapi Rp 140.000/Kg Foto: Muhammad Idris - detikFinance

Sitompul, pedagang daging lainnya di Pasar Rawasari berujar, kenaikan daging sapi tak bisa dihindari. Pedagang daging menaikkan harga daging untuk menutup kerugian dari jeroan yang tidak laku saat Lebaran.

"Mau Lebaran orang tidak ada yan nyari jeroan. Jadi naiknya di daging, ini kan sementara saja," ungkap Sitompul.

Daging Sapi Rp 140.000/KgDaging Sapi Rp 140.000/Kg Foto: Muhammad Idris - detikFinance

Sebagai informasi, umumnya pedagang selama ini membeli karkas (daging dan tulang) serta jeroan dalam satu paket dari rumah jagal. Dalam berat setiap ekor sapi yang dipotong, sekitar 20% merupakan jeroan. Jeroan dijual terpisah dengan harga yang lebih murah. Sehingga ketika jeroan sepi pembeli saat mendekati Lebaran, pedagang menaikkan harga daging untuk menutup kerugian dari penjualan jeroan. (idr/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com