Follow detikFinance
Rabu 12 Jul 2017, 19:35 WIB

Jokowi: Koperasi Sumbang 3,9% Pertumbuhan Nasional

Muhammad Nur Abdurrahman - detikFinance
Jokowi: Koperasi Sumbang 3,9% Pertumbuhan Nasional Foto: Muhammad Nur Abdurrahman/detikcom
Makassar - Presiden RI Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Jokowi menghadiri peringatan Hari Koperasi Nasional ke-70 di lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan Rabu (12/7/2017).

Jokowi ikut didampingi Menteri Koperasi dan UKM AA Ngurah Puspayoga, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Nurdin Halid, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan wakilnya Deddy Mizwar, Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto.

Menurut Jokowi berharap dalam pidatonya, Koperasi bisa sokoguru pertumbuhan ekonomi nasional yang dapat bersaing dengan perusahaan swasta, korporasi dan perusahaan BUMN lainnya.

Jokowi meminta koperasi yang telah sukses dapat ditiru koperasi lainnya, seperti Koperasi Sidogiri di Jawa Timur yang memiliki omzet Rp 18 triliun, agar koperasi bisa ikut serta dalam persaingan sengit ekonomi global saat ini.

"Koperasi menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional 3,9 persen, saya mau itu terus ditingkatkan seperti negara Eropa, Perancis, Belanda dan Selandia Baru sebesar 18 dan 20 persen," tutur Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga berharap pada tahun 2018 mendatang bunga Kredit Usaha Rakyat bagi UKM dan Koperasi dapat diturunkan menjadi 7 persen. Jokowi juga menjanjikan konsensi lahan hingga 100 ribu hektar bagi pengelola koperasi dengan jaminan adanya proposal usaha yang memiliki kredibilitas.

Sebelumnya menyampaikan pidato, Jokowi lebih dulu memberikan medali penghargaan Satyalencana Pembangunan pada sejumlah kepala daerah yang dianggap memajukan pembangunan, UKM dan Koperasi di daerahnya, seperti Wagub Jabar Dedy Mizwar, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

Wali Kota Makassar Ramdhan "Danny" Pomanto selaku ketua panitia pelaksana Harkopnas ke-70, merasa bangga kotanya ditunjuk jadi tuan rumah Harkopnas dan pelaksanaan Kongres Koperasi yang terakhir digelar 17 tahun silam. Dalam kegiatan ini, Danny bersama kepala daerah lainnya mendapat penghargaan Tokoh Madya Penggerak Koperasi 2017 dari Menkop UKM AA Ngurah Puspayoga.

Danny menyebutkan pertumbuhan ekonomi kotanya yakni 7,9 persen, telah melebihi pertumbuhan ekonomi nasional berkat pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis masyarakat yang tinggal di lorong (gang) pemukiman warga, yakni pembentukan Badan Usaha Lorong (Bulo) yang saat ini berjumlah 700 unit dari 7500-an lorong se-kota Makassar.

"Selama Ramadan dan Lebaran biasanya terjadi inflasi, harga-harga barang naik, namun berkat pemberdayaan masyarakat dengan Badan Usaha Lorong kami mengalami deflasi pada Juli sebesar 0,38 persen, salah satu yang kita dikembangkan Bulo adalah memberdayakan warga menanam cabe di pekarangan rumahnya," pungkas Danny.

Dalam kegiatan ini, juga dirangkaikan dengan kerjasama Dekopin dengan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha, Otoritas Jasa Keuangan, BNI dan BRI. Peringatan Hari Koperasi Nasional ini juga digelar Kongres Koperasi dari para anggota Dekopin se-Indonesia, Ekspo Koperasi dan UMKM se-Indonesia serta kegiatan gerak jalan sehat Koperasi, selama 3 hari, Rabu-Sabtu (12-15/7). Pembukaan ini juga diisi pertunjukan tari ratusan siswa SD-SMP sekota Makassar yang disertai musik khas Sulawesi Selatan. (mna/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed