Follow detikFinance
Kamis 13 Jul 2017, 19:58 WIB

'Kalau Jokowi Mau Reshuflle Harus Karena Kinerja, Bukan Politik'

Maikel Jefriando - detikFinance
Kalau Jokowi Mau Reshuflle Harus Karena Kinerja, Bukan Politik Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum juga memastikan adanya perombakan kabinet alias reshuffle. Meskipun isu yang beredar sudah begitu kencang, bahkan sudah dilengkapi dengan daftar beberapa menteri yang diganti.

"Kalaupun ada reshuffle, itu diharapkan memang alasan utamanya kinerja," kata Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro kepada detikFinance, Kamis (13/7/2017).

Dari daftar menteri ekonomi, Andry menilai tidak perlu ada pergantian. Tim yang berkerja sekarang sudah cukup bagus, walaupun ada beberapa catatan dari sisi percepatan implementasi kebijakan.


Lebih spesifik, Andry ikut mengomentari beberapa nama yang diisukan masuk dalam bursa reshuffle. Seperti Menko Perekonomian Darmin Nasution, menurut Andry terbukti bagus menjalankan tugasnya. Terlihat dari paket kebijakan yang sudah dirancang.

Nama lainnya, seperti Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan serta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga memiliki prestasi dalam menjalankan tugasnya.

"Sejauh ini saya lihat bagus, para menteri mampu bekerja profesional," tegasnya.

Akan tetapi, bila Presiden Jokowi tetap menggunakan hak prerogatif untuk melakukan pergantian maka disarankan agar arah kebijakan tetap konsisten. Perlu ada penyempurnaan, tapi tidak kemudian membuat kebijakan yang justru bertolak belakang.

"Market akan melihat konsistensi dari kebijakan yang dibuat pemerintah. Kalau konsisten maka efeknya juga akan positif. Apalagi ini terjadi ketika ada pembahasan APBN Perubahan 2017 dan APBN 2018," papar Andry.

Bagaimana bila politisi mengisi kursi menteri ekonomi?

"Nanti harus belajar lagi, khawatirnya di situ, membahas tentang APBN lagi kalau misalnya Menkeu, malah memperlama. Indonesia sekarang berada di tengah persaingan ketat. Sudah bukan saatnya jalan kaki, bentar-bentar istirahat, tapi sekarang itu lari," jawabnya

(mkj/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed