Follow detikFinance
Jumat 11 Aug 2017, 20:01 WIB

Sri Mulyani: Utang Rp 3.706 Triliun Dikelola dengan Hati-hati

Hendra Kusuma - detikFinance
Sri Mulyani: Utang Rp 3.706 Triliun Dikelola dengan Hati-hati Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan, utang pemerintah masih dalam posisi yang aman. Meskipun hingga Juni 2017 mencapai Rp 3.706,52 triliun atau meningkat Rp 34,19 triliun dari posisi utang di Mei tahun ini yang sebesar Rp 3.672,33 triliun.

"Untuk pemikiran mengenai utang, pengelolaan utang di RI dilakukan secara hati-hati, dan kita akan terus melakukan supaya Indonesia tetap menjaga tingkat yang bisa terus dipenuhi dari sisi kewajiban dan pada saat yang sama menggunakan utang seproduktif mungkin," kata Sri Mulyani di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (10/8/2017).

Pemerintah, kata Sri Mulyani, akan terus berupaya agar jumlah utang pemerintah yang ribuan triliun bisa berkurang. Meskipun, belum lama ini ada usulan atau ide-ide terkait dengan cara menurunkan risiko utang.

"Saat ini RI tetap akan melakukan berbagai upaya dan ikhtiar. Hal-hal yang disampaikan oleh masyarakat tentu akan dilihat, tapi kita lihat apakah praktik pengelolaan uang di dunia ini, karena saya juga tahu. Mungkin kalau ada 1-2 ide, dan melihat hanya 1-2 negara dalam situasi khusus," jelas dia.

Meski demikian, Sri Mulyani mengungkapkan, dalam mengelola utang juga perlu mencermati beban bunga, cicilan, jatuh tempo dengan baik.

"Tidak akan membuat Indonesia dianggap negara yang berisiko tinggi dan menciptakan beban lebih besar lagi di dalam utang kita. Selama ini kalau kita membuat APBN dibahas secara detil oleh dewan, dan menggunakan rambu-rambu UU yang ada, dan apa yang sudah dilakukan di RI untuk pengelolaan utang adalah merupakan pengelolaan yang sangat baik sehingga bisa menimbulkan kepercayaan kepada seluruh stakeholder kita," tutup dia. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed