Follow detikFinance
Senin 21 Aug 2017, 12:41 WIB

Varietas Padi Ini Tahan Hama, Hasil Produksinya 10 Ton/Hektar

Citra Fitri Mardiana - detikFinance
Varietas Padi Ini Tahan Hama, Hasil Produksinya 10 Ton/Hektar Foto: Citra Fitri Mardiana/detikFinance
Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman meluncurkan varietas padi dengan hasil produksi yang lebih tinggi dan ramah lingkungan. Varietas ini dikenal dengan nama Green Super Rice (GSR).

Terdapat dua varietas padi GSR yang diluncurkan hari ini, antara lain Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR. Kedua varietas tersebut memiliki potensi hasil sekitar 10 ton/hektar (ha) pada kondisi uji multi lokasi.

Amran menuturkan, bibit jenis ini mampu mengurangi penggunaan input seperti pestisida, pupuk kimia, dan air. Selain itu varietas padi GSR juga mampu berproduksi tinggi dalam kondisi sub-optimum, seperti kekeringan dan kebanjiran (amphibi). Begitu juga dengan ketahanannya dalam menghadapi terjangan hama wereng yang kerap datang.

"Ini baru saja kita melepas varietas baru yaitu Inpari 42 dan 43, produktivitasnya 10 ton. Yang terpenting adalah ini tahan wereng dan kekeringan. Karena sekarang ada hama wereng tapi kita bisa selesaikan dengan baik," ungkap Amran di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (21/8/2017).


Kedua varietas padi ini terbukti ampuh menahan hama wereng cokelat dan kekeringan. Varietas ini pernah diuji coba dalam kondisi serangan hama wereng cokelat di Karawang, Indramayu, Cilacap, Banyumas, dan Kebumen.

Selanjutnya, petani setempat berminat terus menanam kedua varietas tersebut secara luas. Kedua varietas GSR ini, juga memiliki hasil beras (randemen) tinggi yakni lebih dari 65%.

Secara fisik penampilan beras bening seperti kristal dan rasa nasi pulen yang disukai kebanyakan masyarakat Indonesia.

Benih varietas Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR telah diprodukdi di Unit Produksi Benih Sumber (UPBS) BB Padi dan didistribusikan kepada pihak-pihak terkait, seperti UPBS Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan, serta produsen benih.

Hingga Juli 2017, UPBS BB Padi telah mendistribusikan benih sumber Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR masing-masing sebanyak 1,4 ton dan 1,3 ton yang tersebar di Propinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Saat ini stok benih Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 GSR masing-masing sebanyak 3,5 ton dan 5,3 ton benih sumber. Ke depan diharapkan benih tersebut terus menyebar luas dan memberikan dampak kepada kesejahteraan petani. (hns/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed