Follow detikFinance
Jumat 25 Aug 2017, 15:59 WIB

Apa yang Mau Disampaikan Sri Mulyani di Pertemuan IMF-World Bank?

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Apa yang Mau Disampaikan Sri Mulyani di Pertemuan IMF-World Bank? Sri Mulyani (Foto: Rachman Haryanto)
Nusa Dua - Pada perhelatan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 di Bali, salah satu topik yang akan dibahas adalah pajak dan pembangunan infrastruktur. Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dari 189 negara akan hadir di Bali mengikuti serangkaian acara tahunan tersebut.

"Kegiatan seminar di bidang international tax conference kita lakukan dengan IMF dan forum investasi infrastruktur di mana Presiden Bank Dunia hadir pada Juli lalu membahas hal tersebut," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Koordinasi Panitia Nasional Persiapan Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Jumat (25/8/2017).

Pembahasan pajak dalam forum internasional tersebut menjadi sangat penting karena banyak negara di dunia yang tengah melakukan reformasi pajaknya.

"Seluruh negara di dunia berupaya me-reform tax-nya," tambah Sri Mulyani.

Selain itu, dalam forum internasional nanti juga akan dibahas mengenai pengalaman 189 negara peserta dalam menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur di negaranya. Pengalaman tersebut bisa menjadi pelajaran negara lain, khususnya Indonesia yang tengah masif membangun infrastruktur di berbagai daerah.

"Infrastruktur tidak hanya bicara Indonesia, juga bagaimana pengalaman negara-negara lain menghadapi tantangan dan isu yang sama," tutur Sri Mulyani.

Kemudian, pembahasan mengenai ekonomi digital, pariwisata, kesetaraan hingga kemiskinan juga menjadi topik penting saat penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 di Bali.

Sri Mulyani menambahkan, terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah acara tahunan tersebut tidak terlepas dari cukup baiknya ekonomi Indonesia dibandingkan negara-negara lain. Sri Mulyani mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mengalami pertumbuhan positif setiap tahunnya juga menjadi perhatian dunia.

"Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah annual meeting IMF-World Bank merupakan pengakuan bahwa kita sebagai negara middle income yang tumbuh secara cukup tinggi dan berupaya terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujar Sri Mulyani.

Terpilihnya Indonesia juga mencatatkan sejarah sebagai negara Asia Tenggara keempat yang menjadi tuan rumah IMF-World Bank Annual Meeting 2018. Sebelumnya, pada 1976 Filipina pernah menjadi tuan rumah pertemuan tahunan tersebut, kemudian di 1991 diselenggarakan di Thailand, dan pada 2006 di Singapura.

"Kalau sekarang 2018 Indonesia menjadi tuan rumah, kita negara ASEAN keempat," tutup Sri Mulyani. (ara/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed