Follow detikFinance
Minggu 27 Aug 2017, 15:35 WIB

Di Depan Kader Golkar, Sri Mulyani Bicara Soal Perempuan dan Korupsi

Danang Sugianto - detikFinance
Di Depan Kader Golkar, Sri Mulyani Bicara Soal Perempuan dan Korupsi Foto: Danang Sugianto
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi salah satu pembicara dalam acara Workshop Nasional Perempuan Legislatif, Eksekutif dan Kader Partai Golkar. Dalam acara tersebut dia berbicara tentang korelasi perempuan dan korupsi.

Menurut Sri Mulyani, sosok perempuan yang mampu menjadi pejabat baik di parlemen maupun pemerintahan masih sangat sedikit. Menurut data hasil Pemilu 2014 jumlah politisi wanita di DPR hanya 17% dan di DPD hanya 26%.

"Itu masih sedikit, tapi kita sudah mencanangkan porsinya bertambah jadi 30-40%. Itu bahkan masih kurang dari separuhnya. Oleh karena itu saya di eselon I sampai IV setiap ada usulan rotasi saya minta harus ada wakil perempuannya," tuturnya di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (27/8/2017).


Bukan hanya di Indonesia, menurut Sri Mulyani minimnya sosok perempuan dalam jabatan penting juga terjadi di banyak negara. Hanya di negara-negara Nordik seperti Norwegia, Swedia, Denmark, Finlandia dan Islandia yang kehadiran sosok wanitanya di parlemen mencapai 41,7%.

"Jadi yang paling tinggi masaih di Nordik dan kaum prianya juga sudah egaliter. Sedangkan rata-rata negara di Amerika itu masih 28%, Eropa di luar Nordik 20%, Afrika 23%, Asia lebih patrinealistik di bawah 20%, dan negara Saudi 17%," imbuhnya.

Sri Mulyani memandang, ruang bagi perempuan untuk duduk di kursi parlemen memang harus ditingkatkan. Namun menurutnya para kaum perempuan juga harus menunjukan kualitasnya, agar tidak bisa dihina oleh kaum pria.

"Tapi jangan mau dibilang, harus ada perempuan karena harus penuhi kuota saja. Jangan biarkan kita dihina seperti itu. Jadi perempuan jadi politisi harus menunjukan kualitas. Kita harus lebih dari laki-laki. Kalau sama saja ya dibilang yaudahlah karena perempuan. Tapi kalau lebih baik, oh tenyata dia bagus," tuturnya.


Dia hanya berpesan untuk meningkatkan kualitas, Sri Mulyani juga berpesan kepada kader perempuan Golkar akan menunjukan perilaku yang baik dan jujur. Sebab menurut data yang dia miliki hadirnya perempuan di sebuah perusahaan membuat perusahaan lebih baik dan tingkat korupsi lebih rendah.

"Perusahaan yang board of director-nya ada perempuan biasanya lebih baik dan korupsinya lebih rendah. Jadi kalau partai politik perempuannya lebih banyak harunya itu tingkat korupsinya lebih rendah," tukasnya. (mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed